Komisi IX DPR Sesalkan Aksi Penganiayaan Perawat di Palembang

Saturday, 17 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena / Net

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena / Net

DAELPOS.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menyesalkan adanya kasus penganiayaan kepada seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Penganiayaan tersebut dilakukan oleh seorang keluarga pasien yang tidak puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh si perawat.

“Sebagai pimpinan Komisi lX dan secara pribadi kami bersimpati dengan korban dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi pada tenaga kesehatan,” sesal Melki yang disampaikan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (16/4/2021). 

Politisi Fraksi Partai Golkar ini meminta Melki agar masyarakat lebih menghargai kerja tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam merawat dan menangani pasien dengan berbagai penyakit lainnya. Terlebih lagi, saat ini mereka juga terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

“Kami berharap hal serupa tak terulang, untuk itu kami meminta aparat hukum untuk memproses hukum pelaku sesuai ketentuan dan fakta yang terjadi,” imbuh Melki. Ia juga mendorong agar manajeman rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan komunikasi yang baik kepada pasien dan keluarganya ketika sedang bertugas.

Diketahui, aksi video kekerasan yang menimpa perawat RS Siloam Palembang yang terjadi Kamis (15/4) viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @Perawat_peduli_palembang. Perawat berinisial CRS tersebut mengalami luka lebam di bagian wajah, lantaran dipukul oleh JT yang merupakan ayah seorang pasien di RS Siloam.

Ketika menjemput anaknya, JT mendapati tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dicabut oleh CRS. Melihat hal itu, JT lalu memanggil korban untuk menemuinya di ruang perawatan. CRS kemudian datang ke ruang perawatan bersama beberapa orang rekannya.

Belum sempat menjelaskan, JT yang marah langsung menampar wajah korban.Tak hanya itu, CRS diminta untuk bersujud dan memohon maaf. Namun, lagi-lagi korban ditendang oleh pelaku di bagian perut hingga akhirnya dipisahkan oleh perawat yang lain. 

See also  Kemenkes Siapkan 1.574 Posko Kesehatan untuk Libur Nataru

Berita Terkait

Siang Berganti Malam, Hutama Karya Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar
Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret
Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan
Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 13:04 WIB

Siang Berganti Malam, Hutama Karya Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Polewali Mandar

Friday, 8 May 2026 - 10:03 WIB

Uang Sitaan Korupsi Bantu Danai MBG LaNyalla: Keadilan Substantif yang Konkret

Tuesday, 5 May 2026 - 18:09 WIB

Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran

Sunday, 10 May 2026 - 18:17 WIB