3 Sektor Utama Terkontraksi, Penerimaan Pajak Bakal Anjlog

Wednesday, 28 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ? net

foto ? net

DAELPOS.com – Tiga sektor ini menyumbang 50% dari setoran pajak dalam negeri tersebut kini mengalami kontraksi pada Maret 2021.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet meminta pemerintah untuk mewaspadai melambatnya pertumbuhan pada tiga sektor utama penyumbang penerimaan pajak di Indonesia.

Yusuf memaparkan sektor utama tersebut adalah manufaktur, perdagangan, dan jasa keuangan kembali mengalami perlambatan pertumbuhan pada Maret 2021, setelah sebelumnya mengalami peningkatan pada Februari 2021.

Dia menyebut tiga sektor yang menyumbang 50% dari setoran pajak dalam negeri tersebut kini mengalami kontraksi pada Maret 2021.

“Tentu ini merupakan hal yang perlu diwaspadai karena ini akan memengaruhi dinamika penerimaan perpajakan baik di kuartal II atau kuartal-kuartal berikutnya,” jelas Yusuf dalam diskusi virtual belum lama ini.

Selain itu, Yusuf menilai insentif pajak yang dilakukan oleh pemerintah juga dapat memberikan konsekuensi terhadap penerimaan pajak. Dia mengingatkan insentif pajak dapat meleset dari target yang diharapkan apabila pemerintah tidak melakukan penyesuaian terhadap penerimaan.

Adapun, Yusuf menilai penerimaan pajak secara keseluruhan mengalami perbaikan. Dari paparannya, penerimaan pajak terlihat mulai mengalami perbaikan sejak November 2020 hingga Maret 2021. Secara spesifik, Pajak Dalam Negeri tumbuh ke 3% pada awal 2021 dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 0,1%.

Untuk penerimaan PPN dan PPnBM, naik menjadi 5% pada Januari-Maret 2021, dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 2,5%. Sementara, Cukai mengalami pertumbuhan penerimaan tertinggi menjadi 70% di awal 2021, dari tahun sebelumnya sebesar 36,0% {*}

See also  PLN-KLHK Dorong Zero Waste di Tanah Air

Berita Terkait

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London
BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima
Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama
Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan
Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 00:53 WIB

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Wednesday, 4 November 2026 - 13:46 WIB

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

Monday, 2 November 2026 - 18:11 WIB

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Monday, 2 November 2026 - 07:05 WIB

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Pacu Kualitas Akademik, Bidik Akreditasi Unggul

Saturday, 7 Nov 2026 - 14:53 WIB