Jalan Tol Cinere – Jagorawi Seksi 3, Kukusan – Cinere Sepanjang 5,44 km Mulai Konstruksi

Friday, 28 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan Jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) Seksi 3, Kukusan – Cinere sepanjang 5,44 km untuk meningkatkaan volume distribusi barang dan jasa di kawasan Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi (Jabodetabek). Dimulainya pembangunan jalan tol ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Direktur Utama PT. Trans Lingkar Kita Jaya Hilman Muchsin dan Walikota Depok Mohammad Idris di Area Gerbang Tol Kukusan, Jumat (28/5/2021)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, “Kita sudah merasakan dampak positif dari pembangunan jalan tol, misalnya di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa sekarang ini sudah berkembang kawasan kawasan industri baru seperti di Brebes, Batang dan Ngawi.”

“Kemudian di setiap exit Tol Trans Sumatera antara Bakauheni dan Palembang, terdapat bebeapa kegiatan ekonomi yang semakin berkembang. Data menunjukan adanya tagihan PLN mengalami kenaikan, artinya ada kegiatan ekonomi yang meningkat,” terangnya.

Menteri Basuki menambahkan, Tol Cijago untuk Seksi 1 telah beroperasi tahun 2012 dan Seksi 2 telah beroperasi 2019,” artinya sudah hampir 10 tahun, bukan berarti kita lambat akan tetapi pembangunan diperkotaan tantangannya lebih banyak dan lebih besar terutama masalah pembebasan tanah. Kalau masalah pembebasan tanah cepat pembangunan infrastrukturnya akan jauh lebih cepat”, tegasnya.

Direktur Utama PT. Translingkar Kita Jaya Hilman Muchsin mengatakan, Jalan Tol Cijago membentang sepanjang 14,7 km terdiri 3 (tiga) Seksi. Seksi 1 menghubungkan Jagorawi-Jalan Raya Bogor sepanjang 3,7 km telah beroperasi Januari 2012. Sedangkan Seksi 2 menghubungkan Jalan Raya Bogor – Kukusan sepanjang 5,5 kilometer telah beroperasi September 2019 lalu.

Kemudian Seksi 3 Kukusan – Cinere sepanjang 5,44 km (Ruas Cinere – Limo) ditargetkan akan beroperasi pada Februari 2022 dan untuk Ruas Kukusan – Limo pada Juni 2022. Saat ini progres pembebasan lahan telah mencapai 70,16 %. Adapun biaya investasi sebesar Rp. 3,2 triliun dan biaya konstruksi sebesar Rp. 1,2 triliun.

See also  Presiden Tinjau Perkembangan Pembangunan LRT Jabodebek

Jalan Tol Cijago merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II terdiri atas ruas Cengkareng – Kunciran sepanjang 15,2 km, Kunciran – Serpong sepanjang 11,2 Km, Serpong – Cinere sepanjang 10,1 km, Cinere – Jagorawi sepanjang 14,6 km, Cimanggis- Cibitung sepanjang 25,4 km, Cibitung – Cilincing sepanjang 33,9 km, dan Akses Tanjung Priok sepanjang 12,1 km. Penyelesaian konstruksi Tol Cijago Seksi 3 akan meningkatkan konektivitas Tol JORR II yang berdampak positif mengurangi kemacetan di pusat Kota Depok, memperlancar mobilitas warga dan mengurangi kemacetan di ruas tol lain.

Menurut Hilman, pembangunan konstruksi jalan tol ditargetkan selesai dalam jangka waktu 1,5 tahun,” target konstruksi selesai pada akhir Tahun 2022 sehingga dapat beroperasi pada awal 2023,” ujarnya. Melalui Pelelangan Terbatas, LMA-PPRE KSO ditetapkan sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Jalan Tol Cinere – Jagorawi Seksi 3 dan PT. Multi Phi Beta ditetapkan sebagai konsultan pengawas.

Sementara Walikota Depok Mohammad Idris megatakan, “Dibangunnya Tol Cijago Seksi 3 sangat membantu pergerakan mobilitas warga karena 60 % warga depok bekerja di luar Depok, 40 % di Jakarta selebihnya bekerja di Bekasi dan Bogor. Dengan dibangunnya tol ini tentunya warga Depok sangat menyambut baik sekali.”

Warga Pondok Cabe Mujianto selaku calon penerima manfaat Tol Cijago mengatakan, rencana akan mulai dibangunnya tol Cijago Seksi 3 sangat membantu kami jika ingin ke pusat kota Depok. Selama ini, jika mau ke Kantor Walikota atau ke wilayah Grand Depok City (GDC) kita harus berputar dan melewati jalur-jalur yang cukup macet.”

Turut hadir pada kesempatan tersebut Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Staf Ahli Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja dan Kepala Biro Komunikasi Publik Krisno Yowono. (*)

Berita Terkait

Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif
BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR
PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP
Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot
Tindak Lanjut UU 3/2026, Kementerian PANRB Dukung Optimalisasi SDM LPSK
Ketua KPK Tekankan Integritas sebagai Fondasi Tim Ekspedisi Patriot 2026
Pesta Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI di Monas
Kampus Bukan Menara Gading: Tim Ekspedisi Patriot 2026 Hadirkan Solusi Nyata bagi Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 10:19 WIB

Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif

Friday, 7 August 2026 - 13:00 WIB

BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR

Thursday, 6 August 2026 - 10:38 WIB

PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP

Thursday, 6 August 2026 - 10:26 WIB

Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot

Wednesday, 5 August 2026 - 09:58 WIB

Tindak Lanjut UU 3/2026, Kementerian PANRB Dukung Optimalisasi SDM LPSK

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 Aug 2026 - 16:19 WIB

Berita Utama

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Sunday, 9 Aug 2026 - 15:56 WIB