Sektor Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Capai Kinerja Operasi Positif pada Triwulan 2 Tahun 2021

Tuesday, 27 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sektor refining and petrochemical (kilang pengolahan dan petrokimia) Pertamina terus membuktikan komitmennya terhadap keunggulan operasional (operational excellence). Dengan pembentukan subholding yang fokus mengelola sektor kilang dan petrokimia, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) yang mengemban amanah tersebut dapat mewujudkan komitmen dengan menunjukkan kinerja operasional yang positif. 

Pada triwulan kedua tahun 2021 ini, Subholding Refining &Petrochemical (SH R&P) – PT KPI berhasil membukukan kinerja operasi positif yang melampaui target RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) pada realisasi imbal hasil total (total yield) yang pada Juni 2021 telah mencapai 94,5%, yaitu melampaui rencana arus minyak (STS) yang dipatok sebesar  93,65%. 

Corporate Secretary SH R&P Ifki Sukarya mengungkapkan bahwa imbal hasil total yang positif ini merupakan buah dari upaya optimasi kilang yang dilakukan dengan menghasilkan produk bernilai tinggi (high valuable product) sesuai dengan pergerakan crack spread (perbedaan antara harga minyak mentah sebagai bahan baku dan harga produk yang dihasilkan kilang). 

Pada bulan Juni 2021, PT KPI selaku SH R&P berhasil mencapai angka yield valuable product¬ yang positif dengan realisasi di angka  80,51% dibandingkan target RKAP sebesar 78,48%. Secara kumulatif, pencapaian yield valuable product dari awal tahun melebihi target sebesar 3%.

Yang dimaksud dengan valuable product pada bisnis kilang adalah produk-produk hasil olahan kilang yang memiliki nilai jual di atas harga minyak mentah, misalnya Pertamax, Kerosene, Solar, Avtur, Paraxylene dan Benzene.

Selain realisasi imbal hasil yang baik, pencapaian operasional yang patut dicatat adalah plant availability factor (PAF). Ifki mengungkapkan, “PAF merupakan indikator keandalan operasi kilang terhadap perencanaan operasi. Alhamdulillah, pada Juni 2021 ini PAF ini juga berhasil kami tingkatkan hingga melampui target RKAP, yakni 100,51% dari target.” 

See also  Menteri Johnny: Kominfo Tambah Bandwith dan Siapkan 5G Experience dalam MotoGP Mandalika 2022

Ifki melanjutkan bahwa upaya efisiensi juga digalakkan dalam pemakaian energi hingga berada di bawah target RKAP. Indeks intensitas penggunaan energi untuk produksi di kilang atau Energy Intensity Index (EII) pada Juni 2021 berhasil ditekan pada level 108,80 masih di bawah target triwulan II yang ditetapkan pada level 108,97.

Ifki menutup penjelasannya dengan mengatakan, “Kinerja positif di sisi operasional ini menunjukkan komitmen tiada henti dari Subholding Refining & Petrochemical terhadap keunggulan operasi, efisiensi, dan investasi.

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak APDESI Merah Putih Kawal Program Presiden Prabowo Subianto
Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Tol Utamakan Keselamatan Berkendara Melalui Kampanye SETUJU
Pemprov DKI Tertibkan Parkir Liar, 600 Personel Dikerahkan
Mulai 10 juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter
324 Hunian Warga Bantaran Rel Senen Rampung Dibangun
HK Mengajar “Inspiring Leaders” Hadir di Padang, Hutama Karya Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Inovasi Bersama Universitas Andalas
Shin Tae-yong Resmi Latih Persija
Sekolah Rakyat di Jember, Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 00:14 WIB

Mendes Yandri Ajak APDESI Merah Putih Kawal Program Presiden Prabowo Subianto

Thursday, 11 June 2026 - 00:09 WIB

Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Tol Utamakan Keselamatan Berkendara Melalui Kampanye SETUJU

Wednesday, 10 June 2026 - 09:26 WIB

Pemprov DKI Tertibkan Parkir Liar, 600 Personel Dikerahkan

Wednesday, 10 June 2026 - 09:17 WIB

Mulai 10 juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

Tuesday, 9 June 2026 - 23:34 WIB

324 Hunian Warga Bantaran Rel Senen Rampung Dibangun

Berita Terbaru