Soal Persekusi Wartawan di Desa Lambung Sari, Ketum FWJ Desak Polri Tangkap Pelakunya

Friday, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Insiden terjadinya kriminalisasi dan persekusi terhadap dua (2) jurnalis kembali terjadi. Peristiwa yang menyebabkan 1 dari 2 orang wartawan yang mendapat beberapa kali hantaman benda tumpul ditubuhnya terpaksa harus menjalani visum di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur malam tadi.

Kejadian tersebut bermula ketika (D) dan (U) sedang menjalankan tugas profesinya untuk mrngkonfirmasi adanya dugaan pembangunan proyek Bumdes di desa Lambung Sari, kecamatan Tambun Selatan, Bekasi Kabupaten diduga melanggar aturan.

Berdasarkan bukti rekaman kronologis kejadian saat (D) dan (U) diundang oleh pelaksana proyek Bumdes Lamhung Sari untuk dimintakan klarifikasi, namun yang terjadi malah persekusi, penganiayaan, penyekapan dan perampasam alat kerja jurnalis oleh para oknum tersebut.

“Mereka ada 4 orang, bahkan ada 1 orang dari mereka yang mengaku sebagai advokat Pradi. Anehnya kawan saya (D) dikunci dari dalam dan dipukulin. Bukan hanya itu, alat kerja kami pun sempat dirampas paksa. “kata (U) saksi kejadian.

Dikatakan (U) saksi kejadian itu, bahwa semua ada bukti rekaman, “Pernyataan saya jelas dan ada buktinya kok. Bukti rekaman kronologis kejadian yang berdurasi lebih dari 15 menit juga ada, tadi kan udah saya perlihatkan. “Ucapnya.

Terkait persoalan proyek Bumdes Lambung Sari, pihaknya mencoba menanyakan ke Pelaksana terkait tidak adanya papan proyek pengerjaan.

“Kami malah digiring ke Sekolahan yang berada tepat di depan proyek Badan Usaha Milik Desa itu. Jadi kami menduga kuat adanya skenario penjebakan yang telah dibuat mereka untuk mencelakakan kami.

Sementara (D) korban tindak kekerasan dan persekusi menyebut dirinya bersama rekannya (U) diundang untuk klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya, namun fakta yang terjadi malah ketidakjelasan yang dilakukan pelaksana proyek bersama tiga (3l orang rekannya terhadap (D) dan (U).

See also  Korupsi dan Lingkungan Hidup

“Atas peristiwa ini, kami telah melaporkannya ke Polda Metro Jaya, berdasarkan LP Nomor STTLP/B/5537/XI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal, 04 November 2021. Kami melaporkan karena saya mengalami luka memar di bagian wajah, rasa sakit pada leher dan tulang rusuk sebelah kanan. “Beber (D).

Sementara, Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya yang biasa disapa Opan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/11/2021) malam terkait kejadian yang menimpa 2 orang wartawan di Bekasi Kabupaten menyayangkan hal itu terjadi ketika jurnalis sedang menjalankan tugas profesinya sebagai kontrol sosial.

“Laporan yang saya terima dari ketua Korwil Bekasi Kabupaten FWJ Indonesia bahwa (D) dan (U) benar adanya sebagai anggota kami, dan dengan tegas saya katakan peristiwa ini harus dituntaskan dengan segera. “Ungkapnya.

Opan merinci, tindakan siapapun yang melakukan kriminalisasi, persekusi dan menghalang-halangi tugas wartawan dapat dikenakan sanksi pidana berat dalam konteks hukum KUHP dan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Disini penyidik harus terapkan pasal 170 dan UU Pers. Hukumannya sangat berat dan sepadan dengan apa yang dilakukannya. “Jelas Opan.

Dia juga meyakini Kepolisian bekerja cepat dan mengambil sikap tegasnya dalam proses hukum para pelaku.

Terpisah, Lembaga Bantuan Hukum -Aspirasi Rakyat Bersatu (LBH-ARB) yang di komandoi oleh Ferry Setiawan, SH akan melakukan penuntutan terhadap oknum pelaksana proyek tersebut.[]

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU
KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI
OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG
Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji
Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 09:19 WIB

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Monday, 13 July 2026 - 22:59 WIB

KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai

Saturday, 11 July 2026 - 18:23 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI

Monday, 22 June 2026 - 17:04 WIB

OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP

Thursday, 4 June 2026 - 00:04 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Transformasi BUMN Dikebut, Dony Oskaria Matangkan Roadmap Lima Tahun

Monday, 3 Aug 2026 - 16:56 WIB

Nasional

Menkeu Kantongi Tugas Khusus, Duit Sekolah Rakyat Siap!

Monday, 3 Aug 2026 - 16:50 WIB

Berita Utama

Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Monday, 3 Aug 2026 - 16:39 WIB

foto ist

Olahraga

PBVSI Panggil 18 Pemain Voli Putra

Monday, 3 Aug 2026 - 16:32 WIB