Barito vs PSIS, Tekad Perpanjang Tren Positif

Tuesday, 22 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.comBANJARMASIN – Komposisi penghuni papan bawah kompetisi Liga 1 masih fluktuatif. Pasalnya perbedaan poin antarkontestan sangat tipis. Setiap saat bisa terjadi perubahan. Bisa merangkak naik atau terjerembab ke zona degradasi.Itu yang ada dalam pikiran Djadjang Nurdjaman. Karena itu, pelatih Barito Putera itu enggan berbicara soal klasemen.

Pria yang akrab disapa Djanur ini lebih semangat melihat pergerakan timnya di setiap laga wajibnya. Terutama saat menjamu  PSIS Semarang di Stadion Demang Lehman, Martapura, Banjarmasin, Selasa (22/10).“Saya inginkannya kami kembali meraih kemenangan saat menjamu PSIS. Di kandang sendiri, dan di depan pendukung fanatik, kemenangan harus dihamparkan. Itu wajib hukumnya. Apalagi persaingan di papan bawah sangat ketat. Menang berpeluang jauhi zona merah. Kalah malah sebaliknya,” kata Djanur.

Memperpanjang tren positif menjadi target Laskar Antasari. Mereka harus terus melebarkan jangkauan dari rivalnya. Lalu, perlahan tapi pasti terus merapat ke peringkat ke-12 lewat tambahan tiga angka dari tim berjuluk Mahesa Jenar, petang nanti. Keuntungan posisi tuan rumah harus dimaksimalkan.“

Menang lagi kami bisa sedikit melepas beban. Skenarionya memang seperti itu. Dua laga kandang diambil dari Perseru dan PSIS. Kami sudah mengawali dengan hasil positif, sudah seharusnya kembali menang. Setelah itu jangan kehilangan poin saat tandang,” kata Djanur bertutur pada wartawan.

Tapi tidak ada yang mudah bagi Laskar Antasari. Melawan Mahesa Jenar di depan publiknya bukan perkara gampang. Skuat Bambang Nurdiansyah itu tengah on fire. Pekan lalu, di kandangnya Persela Lamongan, gol tunggal Hary Nur Haryanto menumbangkan Laskar Joko Tingkir. Spirit itu pasti dibawa ke Demang Lehman.

Mereka ingin membuktikan kemenangan atas Persela bukan sebuah kebetulan. Tapi dirancang untuk mengembalikan nama besarnya. Orkestra sepak bolanya sangat berbahaya. Cepat menyerang tapi sulit dibongkar benteng pertahanannya.

“Main tandang performa PSIS sering mengejutkan. Persela yang lagi bangkit pun dikalahkan di kandangnya. Mental mereka sangat bagus saat lawan kami. Tapi kami tidak boleh takut dengan mereka,” ujar Djanur.

Menurutnya, Barito harus kerja keras dan punya fighting spirit tinggi menghadapi PSIS. “Kami sudah bangkit dan berada di jalan yang benar. Jadi harus menang agar bisa menatap laga selanjutnya dengan sikap optimistis,” ujar mantan pelatih Persib dan Persebaya itu.

Ulangi kemenangan. Itu yang diusung Banur, sapaan Bambang Nurdiansyah, di Demang Lehman. Modalnya kemenangan dari Persela. Sekaligus dia ingin terus memperbaiki posisi PSIS di klasemen sementara. Tambahan tiga angka membuat beban mental anak asuhnya sedikit berkurang.

“Kalau bicara target harus on the top. Jadi saya berambisi meraih nilai sempurna di laga besok (hari ini) lawan Barito. Kalau tidak tercapai, satu poin pun alhamdulillah. Yang jelas saya ingin mengulangi kemenangan yang kemarin diraih pemain,” ucap Banur.

Itu cara Mahesa Jenar berkelit dari posisi sulit. Tidak mau dikudeta rivalnya. Tidak mau terhempas dan terperangkap di zona merah. “Saya memotivasi pemain untuk terbiasa dalam tekanan. Termasuk tekanan suporter fanatik Barito. Jadi kami adu kencang saja. Fight dan maksimal, meski tampil sebagai tamu,” ucap Banur..sumber : topskor.id

See also  Jokowi Takziah ke Tempat Duka Mendiang Artidjo Alkostar

Berita Terkait

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru
Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 16:58 WIB

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Berita Terbaru

Olahraga

PP PBVSI Lepas Tim Voli Pantai dan Indoor ke Asian Games 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 16:50 WIB

Dok: Panitia Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026, foto dari kiri ke kanan: Surya Abdulgani,S.Sos., M.Sc. (Pranata Humas Ahli Madya Kementerian Kehutanan), Perwakilan Ditjen Planalogi Kehutanan, Sapta Reny Purnama (Penalaah Teknis Bag. Hub Antar Lembaga), Perwakilan Ditjen PDASRH, Emillia  Rosa (Ketua Pelaksana Kegiatan Hutan.ID Fest 2026) dan Perwakilan PLN Indonesia Power)

News

Hutan.ID Fest 2026: Dari Refleksi Menuju Aksi Jaga Hutan

Sunday, 13 Sep 2026 - 15:29 WIB

Nasional

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 Sep 2026 - 13:54 WIB

Petugas PLN sedang melakukan penataan instalasi dan kabel kelistrikan di kawasan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai proses persiapan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Energy

PLN Perkuat Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB