Kunker ke Kepri, Mendagri Tinjau Karang Singa dan Karang Selatan Sebagai Simbol Kedaulatan Negara

Friday, 14 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melaksanakan kunjungan kerja ke Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis (13/01/2022). Salah satu agenda dalam lawatannya, Mendagri meninjau Karang Singa dan Karang Selatan, di Kabupaten Bintan, yang dinilai penting sebagai batas teritorial, dan merupakan lambang kedaulatan negara.

Hal itu disampaikannya pada Launching Vaksin Booster Covid-19 se-Provinsi Kepri di Maha Vihara Duta Maitreya, Kota Batam, Kepri.

“Kami ke Kepri tujuan nomor satu adalah untuk melihat dua karang penting yaitu Karang Singa dan Karang Salatan. Mengapa? Karena letaknya di Selat Malaka dan masuk wilayah teritorial kita,” kata Mendagri.

Sebagai salah satu selat yang penting dan menjadi jalur perlintasan berbagai negara, Mendagri menilai kedua Karang tersebut sebagai salah satu “Choke point” yang sangat penting, sehingga harus dijaga dan diberi tanda bahwa itu merupakan wilayah NKRI.

“Ini saya melihat belum ada tanda-tanda yang permanen sebagai milik kita, yang ada hanya buoy saja, pelampung,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tersebut mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para pihak terkait, untuk membangun mercusuar sebagai salah satu tanda kedaulatan negara.

“Mercusuarnya dibuat tahun ini, kita ingin tanda itu menunjukkan bahwa memang berdaulat teritorial kita,” tegasnya.

Mendagri menilai menjaga kedaulatan negara merupakan tugas yang penting karena menyangkut wilayah teritorial yang berimplikasi pada banyak hal. Ia pun mengatakan, menjaga kedaulatan di batas terluar perlu dilakukan agar peristiwa semacam Sipadan-Ligitan tak kembali terulang.

See also  Jokowi Tekankan Pentingnya Implementasi Peta Jalan untuk Keberlanjutan Pembangunan

Berita Terkait

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi
Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 16:32 WIB

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia

Thursday, 25 June 2026 - 13:28 WIB

Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Wednesday, 24 June 2026 - 17:20 WIB

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Wednesday, 24 June 2026 - 12:39 WIB

Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB