DAELPOS.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuka rapat kerja daerah (Rakerda) TP PKK DKI tahun 2022 di Gedung PKK Melati Jaya, Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, lima wali kota, dan Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, dirinya secara dekat mengikuti seluruh kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu TP PKK.
“Keunikan TP PKK dibandingkan lembaga kemasyarakatan lain di antaranya NGO domestik dan internasional, insya Allah akan ada selama ada pemerintah. Kalau pemerintah bermitra dengan lembaga manapun, kemungkinan tutup atau pindah. Sedangkan TP PKK tidak dan menjadi patner permanen,” ujar Anies Baswedan, Rabu (30/3).
Anies memaparkan, keberhasilan koloborasi TP PKK dengan Dinas PPAP DKI Jakarta melalui program carik PKK. Data yang dihimpun oleh kader di lapangan dipergunakan untuk data capaian vaksinasi warga Jakarta.
“Program carik PKK menjadi contoh yang sudah berhasil dilaksanakan. Kita perlu segera melakukan hal yang sama untuk program PKK yang menyangkut langsung kepada kesejahteraan keluarga,” katanya.
Menurutnya, program carik PKK bisa powerful disebabkan inisiatif kader PKK ditandem dengan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
“Ini namanya kolaborasi. Dinas PPAPP DKI Jakarta mempercayakan 100 persen di lapangan kepada kader PKK se-DKI Jakarta untuk program carik PKK. Kolaborasi serupa juga bisa dijalin dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Anies, Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan perangkat hukum agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur yang menopang program aktivasi PKK. Alhasil, pembinaan kader PKK didukung dinas terkait.
“Sekarang sudah saatnya menempatkan TP PKK sebagai co creator dan Pemprov DKI sebagai kolabolator. Saya berharap dalam raker ini kita dengar apa program yang harus dikerjakan untuk menuju keluarga bahagia,” tandasnya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

