Jejak Memori Rijttafel Sampaikan Akulturasi Hidangan Indonnesia-Belanda

Wednesday, 12 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membuka Pameran Temporer Jejak Memori Rijttafel: Cita Rasa Indonesia Dalam Memori di Museum Sejarah, Rabu (12/10). Acara itu menyuguhkan akulturasi budaya Indonesia dan Belanda dalam bentuk hidangan makanan berupa nasi.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya pameran ini. Acara ini menurut saya penuh makna, karena unsur perpaduan atau akulturasi budaya antara kebudayaan Nusantara dengan kebudayaan Eropa khususnya Belanda bisa terjadi dalam bentuk hidangan makanan berupa nasi. Atas nama Pemprov DKI Jakarta dan selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta, saya sangat mengapresiasi terlaksananya pameran ini. Semoga tercapai semua yang diharapkan,” kata Wagub Ariza saat menyampaikan sambutan.

Ia menjelaskan, masa penjajahan Belanda yang dialami oleh bangsa Indonesia selama kurang lebih 350 tahun tentu membuat peleburan budaya dua bangsa berbeda atau akulturasi budaya. Salah satunya adalah budaya kuliner.

Ada berbagai pengaruh cita rasa Belanda yang sangat kuat dalam khazanah kuliner pribumi, begitu pula sebaliknya. Unsur budaya Belanda dalam makanan Indonesia, salah satunya seperti makanan semur. 

“Banyak orang yang mengira semur sebagai salah satu hidangan asli Indonesia. Namun faktanya, semur diadaptasi dari hidangan asal Belanda yang bernama ‘smoor’. Dalam bahasa Belanda, ‘smoor’ berarti rebusan,” ungkapnya.

Selain itu, ada pula perkedel, pastel, dan kroket yang berasal dari Belanda. Termasuk, kue-kue yang biasa dihidangkan pada saat lebaran, seperti kastengel, nastar, ataupun lapis legit.

Wagub Ariza menambahkan, akulturasi budaya pada akhirnya melahirkan rasa saling menghormati dan menerima unsur budaya lain. 

“Begitu juga sebaliknya, banyak makanan Indonesia yang mempengaruhi budaya kuliner orang Belanda saat menjajah Indonesia sekian lama. Salah satunya, bisa kita lihat dari sebuah konsep penyajian makanan bernama Rijsttafel yang sangat kental dalam memadukan budaya Nusantara dan Belanda,” ungkapnya. 

See also  Jasa Marga Siap Hadapi Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Untuk diketahui, Rijsttafel berasal dari kata “rijs” yang berarti beras, nasi dan “tafel” yang berarti meja. Jika diartikan secara harafiah, Rijsttafel berarti “nasi meja”. Rijsttafel bukanlah sebuah nama makanan, melainkan sebuah konsep penyajian makanan Indonesia dengan gaya Eropa, yang umumnya dilakukan oleh masyarakat Belanda yang tinggal di Indonesia sejak masa penjajahan. 

Pada zaman kolonial, Rijsttafel sangat populer, bahkan budaya ini dibawa ke Belanda selepas masa kemerdekaan Indonesia dan menjadi populer di negara tersebut. Padahal, seperti yang kita ketahui, nasi bukanlah makanan pokok orang Belanda. Namun, karena lama tinggal di Indonesia dan berinteraksi dengan orang-orang pribumi, maka kebiasaan makan nasi oleh orang Belanda mulai muncul dan menjadi budaya tersendiri bagi orang-orang Belanda pada masa itu. Inilah yang kemudian menyebabkan munculnya istilah Rijsttafel yang berarti hidangan nasi di meja makan. 

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Berita Terbaru

Nasional

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 Oct 2026 - 09:59 WIB

News

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Wednesday, 7 Oct 2026 - 08:23 WIB