KPK Bekali Pendidikan Antikorupsi bagi Taruna AAU

Wednesday, 9 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak segenap Taruna-Taruni Akademi Angkatan Udara (AAU) menjaga integritasnya sejak dini. Nilai Integritas ini sebagai bekal persiapan utama untuk mengabdi kepada negara. Hal tersebut disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri dalam Kuliah Umum di Aula Akademi Angkatan Udara, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (8/11).

Dalam pemaparannya, Firli menyebut bahwa integritas merupakan elemen penting bagi Taruna-Taruni dalam menjalankan tugasnya agar terhindar dari praktik korupsi. Tanpa integritas, maka seseorang akan serakah dan melakukan berbagai cara mencapai tujuannya sekalipun dengan praktik-praktik yang tidak sah dan melanggar hukum.

“Saya ingin katakan pada Anda semua, bahwa integritas merupakan elemen penting dalam setiap gerakan langkah kita saat menjabat. Begitu pentingnya integritas, karena dalam teorinya orang melakukan korupsi itu karena greedy, opportunity, need, expose,” kata Firli.

Menurut Firli, apabila korupsi marak terjadi, maka tujuan negara yang diamanatkan dalam UUD 1945 sulit tercapai. Yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“PR saya untuk adik-adik Taruna, Anda harus bisa terlibat menyelesaikan 4 permasalahan bangsa, yaitu bencana alam dan non alam, perdagangan gelap dan peredaran narkotika, terorisme dan radikalisme, serta korupsi. Khusus korupsi, KPK tidak bisa melakukan pemberantasan korupsi sendirian, perlu peran adik-adik semua. Saya kira ini yang mengikat kita, komitmen kita, semangat kita, berbakti untuk negeri,” ujar Firli.

Untuk itu, Firli juga meminta segenap Taruna-Taruni AAU cepat melakukan penyesuaian diri ke arah hidup yang lebih berintegritas. Karena, hanya dengan cara itu visi TNI AU yang profesional, efektif, efisien, modern, dinamis dan handal dalam rangka menegakkan serta mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat terwujud.

See also  Bareskrim Periksa Saksi Lacak Aset – Aliran Dana ke Pembobol Bank BNI

Sementara itu, Gubernur Akademi Angkatan Udara Eko Dono Indarto menyampaikan apresiasinya kepada Ketua KPK dan jajarannya, karena bersedia memberikan kuliah umum pembekalan antikorupsi kepada puluhan Taruna-Taruni AAU.

“Kami segenap sivitas akademika AAU mengucapkan terima kasih karena bapak bersedia memberikan kuliah umum secara langsung kepada anak kami, Taruna-Taruni AAU. Kami berharap dengan materi yang bapak sampaikan, dapat melengkapi pengetahuan dan wawasan bagi Taruna-Taruni pada tugas ke depan,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, AAU memiliki visi menciptakan taruna yang memberi contoh, dengan mengedepankan kejujuran dan tanggungjawab, untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.

“Lalu kita memiliki misi yaitu; Mencetak Taruna yang berkepribadian, Berwawasan luas; Menyiapkan segenap sivitas akademika yang terintegrasi dalam rangka mendukung keberhasilan Taruna; Meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan sederajat; Menjadikan organisasi AU yang transparan dan akuntabel,” ujar Eko.

Melalui visi-misi tersebut, sambung Eko, maka diharapkan lahir Taruna yang Gilang-Gemilang, yang tangguh, tanggap, trengginas. “Dengan visi-misi tersebut, AAU juga berkeinginan berbuat terbaik untuk kepentingan Taruna,“ ujar Eko.

Menurut Eko, AAU merupakan sekolah untuk mencetak Perwira TNI Angkatan Udara. Saat ini, AAU terdiri 815 Personel dan mendidik 526 Taruna-Taruni dari seluruh Indonesia. Selain itu, AAU merupakan salah satu dari tiga intansi TNI yang memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 20 Desember 2021.

“Kami berharap dengan kehadiran bapak, dapat memberikan bekal dan motivasi kepada personel AAU, untuk meningkatkan predikat tersebut menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Terutama setelah adanya akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) untuk AAU,” ujar Eko.

Eko juga berharap, AAU dapat mendukung tugas TNI Angkatan Udara, agar menjadi Angkatan Udara yang disegani di kawasan dengan SDM yang profesional, efektif, efisien, modern, dinamis dan handal.

See also  Ketum FWJ Indonesia Apresiasi Kerja Polres Tigaraksa Dipenanganan Para Pelaku Pengeroyokan 5 Wartawan

Selain pemaparan, pada kegiatan ini juga dilakukan penanaman pohon bersama oleh Ketua KPK dan Gubernur AAU. Pohon yang ditanam yaitu Sawo Kecik yang berarti “Serba dalam Kebaikan”, agar dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selalu didasarkan dengan kebaikan terhadap orang lain.

Kemudian ditanam juga pohon Jambu Darsana, yang memiliki lambang kekuatan melalui teladan/contoh. Pohon Kepel yang berarti “kepal/genggaman tangan manusia”, yaitu bersatunya niat dalam bekerja. Pohon Ganyam, berarti “Nggayuh/merai sesuait,” yaitu kesucian, pengetahuan, dan kebaikan sempurna.

Dalam kegiatan juga dihadiri Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa, serta jajaran di lingkungan Akademi Angkatan Udara.

Berita Terkait

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin
Pengemudi Ugal-Ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka
Almira Nabila Fauzi; Bermain Judol Jika Terbukti Bansos Akan Diputus.
Prabowo Ingatkan Eks Pimpinan BUMN Soal Hukum
Soroti Lapas Jadi “Lumbung” Narkoba dan Lemahnya Pengawasan TKA, Hasan Basri Desak Reformasi Imigrasi dan Pemasyarakatan
KPK OTT Bupati Pati Sudewo Terkait Dugaan Suap Pengisian Perangkat Desa

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 00:26 WIB

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Wednesday, 4 March 2026 - 23:07 WIB

OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Saturday, 28 February 2026 - 19:28 WIB

Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin

Thursday, 26 February 2026 - 17:05 WIB

Pengemudi Ugal-Ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka

Friday, 20 February 2026 - 14:54 WIB

Almira Nabila Fauzi; Bermain Judol Jika Terbukti Bansos Akan Diputus.

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Usai Libur Lebaran

Wednesday, 25 Mar 2026 - 17:23 WIB