Anies: Kenaikan Upah Buruh Harus Gunakan Prinsip Keadilan

Friday, 1 December 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Calon presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan merespons terkait tuntutan buruh yang meminta Upah Minimum Provinsi (UMP) naik 15 persen. Dia mengatakan, kenaikan upah buruh harus menggunakan prinsip keadilan.

Anies Baswedan menceritakan, prinsip ini telah digunakan saat merumuskan UMP tahun 2021-2022. Kala itu, dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Ketika kami memimpin di Jakarta, kenaikan UMP contohnya pada tahun 2021-2022 kami memilih menggunakan rumus yang prinsipnya keadilan,” kata Anies di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 30 November 2023.

Anies Baswedan mengingatkan jangan sampai kenaikan upah buruh tidak mencerminkan keadilan. Menurutnya, jika kenaikan UMP buruh tidak menggunakan prinsip keadilan, maka akan menimbulkan ketimpangan.

“Ketimpangan artinya instabilitas, segalanya timpang tidak akan stabil. kaki kursi meja kalau timpang gimana? miring jatuh, jangan ada ketimpangan,” tandasnya.

Perlu diketahui, kelompok buruh masih melayangkan protes untuk meminta kenaikan UMP.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia  (KSPI) Said Iqbal mengatakan jutaan buruh di seluruh Indonesia akan melakukan aksi Mogok Kerja Nasional Awalan.

Mogok kerja ini dilakukan pada hari ini, 30 November 2023 dari pukul 09.00 WIB hingga gubernur memastikan kenaikan Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) tidak dirubah dari rekomendasi nilai yang diajukan oleh bupati dan walikota di masing-masing daerah.

Khusus untuk di Jakarta, Said Iqbal juga meminta, agar Gubernur DKI, melakukan revisi kenaikan nilai UMP dari 3,6 persen mendekati 15 persen.

“Tidak masuk akal DKI Jakarta naik upah sebesar 3,6 persen sementara di daerah sekitarnya jauh melebihi dari 3,6 persen. Seperti di Kota Bekasi 14,02 persen, Kabupaten Bekasi 13,99 persen, Kota Depok 12,99 persen dan lainnya, sehingga UMP DKI tidak boleh lebih rendah dari Jabodetabek,” tutur Said Iqbal.

See also  Presiden PKS Tunjuk 10 Juru Bicara Partai

Berita Terkait

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal
Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong
Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran
Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”
BKSAP DPR RI Apresiasi Pernyataan Pers Tahunan Menlu, Siap Perkuat Sinergi
Ketum Hanura OSO Resmikan Kantor Baru DPP di Proklamasi
Viva Yoga: PAN Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 21:31 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Thursday, 14 May 2026 - 16:37 WIB

Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal

Thursday, 2 April 2026 - 07:18 WIB

Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Friday, 20 March 2026 - 14:02 WIB

Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran

Monday, 9 February 2026 - 16:54 WIB

Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB