Menhan Hadiri Rapat Perdana Dengan Komisi I DPR RI

Tuesday, 12 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto menghadiri Rapat Kerja Perdana dengan Komisi I DPR RI, di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta.

Turut hadir mendampingi Menhan dalam kesempatan tersebut, Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji S.A.P., M.A., dan Irjen Kemhan Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan serta para Pejabat Eselon I Kemhan.

Rapat perdana yang diawali dengan perkenalan para Anggota Komisi I DPR RI tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRI Meutya Hafid. Rapat membahas Rencana Kerja Kementerian Pertahanan.(12/11/2019)

“Pada rapat perdana ini kami ingin mendapatkan gambaran kebijakan umum pertahanan negara dari Bapak Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan terhadap tugas – tugasnya sesuai amanah Undang Undang untuk membawa pertahanan yang modern dan kuat”, tutur Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid saat membuka rapat.

Sementara itu mengawali sambutannya, Menhan menyampaikan bahwa kesempatan rapat perdana bersama Komisi I DPR merupakan sebuah kehormatan baginya untuk pertama kalinya dapat duduk berhadapan dengan anggota Komisi I DPR RI.

Lebih lanjut disampaikan Menhan bahwa pada saat ini dirinya secara intensif tengah mempelajari kondisi riil pertahanan keamanan negara dan mempelajari semua program-program yang sudah direncanakan, sedang berjalan dan program yang akan dilaksanakan.

“Saya baru hari ke 19 menjabat Menhan, bersama Wamenhan yang baru 17 hari menjabat. Tentunya banyak hal yang harus dipelajari dan melakukan inventarisasi masalah”, tutur Menhan.

Menhan menegaskan, pelaksanaan tugas – tugasnya kedepan didasari atas Visi dan Misi Presiden RI yakni terwujudnya Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Terkait arah kebijakan umum pertahanan negara, Menhan menjelaskan perumusan kebijakan pertahanan negara bertumpu pada tujuan negara sesuai amanat UUD 1945 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

See also  Anggota Banggar DPR Ingatkan APBN 2024 Harus Berpihak Pada Rakyat

Dalam kebijakan pembangunan pertahanan negara, Menhan menghendaki terbangunnya suatu sistem pertahanan negara yg terintegrasi, yang juga didukung dengan industri pertahanan yang kuat yang dapat menghasilkan produk – produk Alutsista yang dibuat di dalam negeri.

Sedangkan untuk pembangunan postur pertahanan, Menhan menginginkan agar kekuatan TNI menjadi kekuatan regional yang disegani. “Kita ingin mewujudkan pertahanan negara yang kuat, proposional yang mampu menangkal dan mananggulangi berbagai bentuk ancaman”, tuturnya.(RED)

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim
Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Prabowo Tekankan Posisi Etis
bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:14 WIB

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 18:52 WIB

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Saturday, 3 October 2026 - 17:09 WIB

Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terbaru