Sri Mulyani Sudah Guyur Insentif Sektor Properti Rp 5,7 T

Wednesday, 18 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Keuangan mencatat sudah memberikan insentif sebanyak Rp 5,7 triliun kepada sektor properti terhitung sejak tahun 2018. Insentif itu untuk sektor properti sederhana hingga mewah.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Keuangan, Suhasil Nazara saat membuka acara Property Outlook 2020 dengan tema manajemen properti berbasis teknologi di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

“Kemenkeu mulai estimasi besaran insentif pajak yang diberikan kepada setiap sektor. Properti pada 2018 yang diberikan sudah mencapai Rp 5,7 triliun,” kata Suahasil.

Insentif itu, dikatakan suahasil berasal dari kebijakan meningkatkan batasan transaksi kena PPN bagi rumah sederhana dan rumah sangat sederhana. Membebaskan PPN bagi rumah korban bencana untuk seluruh kelompok.

Lalu, menurunkan tarif PPh Pasal 22 dari yang sebelumnya sebesar 5% menjadi 1%. Serta bagi hunian super mewah diberikan peningkatan batasan PPh dan PPNBM dari Rp 10 miliar menjadi Rp 30 miliar.

“Itu insentif berupa pembebasan pengurangan PPh, pembebasan PPN yang tidak dipungut, dan sebagainya,” ujar dia.

Dia berharap dengan banyaknya insentif yang disebar pemerintah sejak tahun 2018, para pengusaha sektor properti bisa memberikan kontribusi besar kepada perekonomian tanah air.

“Saya ingin meminta teman-teman connecting dengan sektor usaha di properti. Karena ketika ingin bikin kerja sama dengan properti kita buka multiplier baru dan meningkatkan income ke perekonomian dari aset yang udah ada dan yang belum dikelola,” ungkapnya (dtk)

See also  12 Nama Wakil Menteri Yang Akan Dilantik Siang Ini

Berita Terkait

Kementerian PU Lanjutkan Proyek Tol Serang–Panimbang di Banten
Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Tancap Gas Entaskan Kemiskinan
Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan KRL Bekasi
BBM Bersubsidi Tidak Naik, Mendes Yandri: Presiden Prabowo Bela Rakyat Kecil
Jelang UCLG ASPAC 2026, Kementerian PU Tata Infrastruktur Kendari, Sistem Pengendalian Banjir Disiapkan
Wamen PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat DKI, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Berkualitas
Kementerian PU Kebut Jembatan Krueng Tingkeum, Ditarget Fungsional Juli 2026
Pemerintah Kebut Hunian Layak Warga Pinggir Rel, Seskab Teddy Tinjau Proyek di Pasar Senen

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 15:43 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Proyek Tol Serang–Panimbang di Banten

Wednesday, 29 April 2026 - 15:03 WIB

Belajar dari Tiongkok, Pemerintahan Prabowo Tancap Gas Entaskan Kemiskinan

Wednesday, 29 April 2026 - 13:19 WIB

Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Tuesday, 28 April 2026 - 19:29 WIB

BBM Bersubsidi Tidak Naik, Mendes Yandri: Presiden Prabowo Bela Rakyat Kecil

Tuesday, 28 April 2026 - 19:21 WIB

Jelang UCLG ASPAC 2026, Kementerian PU Tata Infrastruktur Kendari, Sistem Pengendalian Banjir Disiapkan

Berita Terbaru

Berita Utama

Kementerian PU Lanjutkan Proyek Tol Serang–Panimbang di Banten

Wednesday, 29 Apr 2026 - 15:43 WIB

Berita Utama

Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Wednesday, 29 Apr 2026 - 13:19 WIB