Simak! Umat Islam Dilarang Ikut Festival Cap Go Meh

Monday, 15 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ketua MUI pusat untuk kerjasama internasional dan hubungan luar negeri, DR KH Muhyiddin Junaedi, MA menegaskan masyarakat muslim khusus di Bogor untuk tidak menghadiri Festival Cap Go Meh.

Himbau itu berlaku untuk warga muslim baik di kota maupun di Kabupaten Bogor. “Agar berhati-hati dan mewaspadai setiap gerakan yang ingin merusak aqidah ummat Islam,” katanya, dalam video yang diunggah di laman Youtobe Kalam TV.

Rencana Festival Cap Go Meh yang akan diselenggarakan di Kota Bogor, sebaiknya dihindari oleh umat Islam karena event tersebut memiliki makna ritual, sesuai dengan fatwa MUI sesungguhnya ummat Islam dilarang untuk mengikuti acara-acara ritual bagi agama-agama lain, baik itu agama samawi ataupun agama arradhi.

“Sehubungan dengan itu kami menghimbau kepada ummat Islam baik di kota dan Kabupaten Bogor, hendaknya menghindari berikutserta dalam event-event yang mungkin bisa membuat dan menyebabkan ummat Islam lengah dan mungkin bisa kehilangan momentum untuk melakukan ibadah-ibadah wajib,” tegasnya.

Namun, peringatan Festival Cap Go Meh batal digelar karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Peringatan BSF CGM tahun ini tidak dilaksanakan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Tidak boleh ada kerumunan,” kata Ketua Panitia Bogor Street Festival CGM 2020 Arifin Himawan, Jumat (12/2).

Menurut Arifin yang akrab disapa Ahim, pada Cap Go Meh2021 tidak ada kegiatan arak-arakan, karena pasti akan membuat kerumunan. “Kita harus menghindari kerumunan,” katanya.

Menyambut Cap Go Meh 2021, pada 26 Februari 2021, yakni hari ke-14 dari tahun baru Imlek, panita hanya melakukan kegiatan menghias Lawang Suryakencana, yakni gerbang Jalan Suryakencana dengan lampion. Hiasan lampion juga dipasang di Vihara Dhanagun dan di depan sejumlah gang di Jalan Suryakencana, untuk menunjukkan kesan Imlek hingga Cap Go Meh. 

See also  Kementerian PUPR Targetkan 104 Km Jalan Nasional Baru Terbangun Tahun 2025

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Nasional

Trafik JTTS Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Meningkat

Friday, 15 May 2026 - 14:12 WIB

foto ist

Megapolitan

Pramono Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota RI Sesuai Putusan MK

Friday, 15 May 2026 - 12:40 WIB