Hari Ozon Sedunia Tahun 2021: Peran Rantai Pendingin di Masa Pandemi

Thursday, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Hari Ozon Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 16 September. Tahun ini, Hari Ozon Sedunia diperingati pada hari Kamis, 16 September 2021 dengan tema resmi dari United Nations Environment Programme (UNEP) yaitu “Keeping Us, Our Food and Vaccines Cool”. Sekjen PBB, Antonio Guterres, dalam pernyataan resmi untuk Peringatan Hari Ozon Sedunia Tahun 2021 menyampaikan bahwa Protokol Montreal telah mengalami perkembangan yang signifikan dengan adanya Amendemen Kigali tentang Penurunan Konsumsi Hydrofluorocarbon (HFC), tidak hanya melindungi lapisan ozon, tetapi juga mencegah dampak perubahan iklim yang semakin nyata.

Penerapan Amendemen Kigali secara global diharapkan dapat mencegah kenaikan temperatur bumi sebesar 0,4 derajat Celcius pada akhir tahun 2100. Selain itu, Amendemen Kigali juga dapat membantu menjaga ketahanan pangan (food security) dan mencegah kehilangan bahan pangan (food loss), terutama di negara berkembang. Perkembangan dunia pendingin juga telah membantu dunia dalam menangani pandemi Covid-19, yaitu dengan memastikan vaksin dapat terdistribusi ke seluruh penjuru dunia dalam kondisi aman dan terjaga kualitasnya.

Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya menyampaikan dengan beragamnya jenis vaksin, terutama vaksin Covid-19 pada saat ini, membutuhkan dukungan rantai pendingin untuk memastikan keamanan dan kualitas vaksin terjaga selama proses produksi, distribusi, hingga saat pelaksanaan vaksinasi. Masing-masing jenis vaksin memiliki pengaturan temperatur yang berbeda-beda. Sehingga dibutuhkan jenis peralatan refrigerasi dan bahan pendingin yang sesuai untuk mencapai temperatur yang dibutuhkan serta sesuai dengan ketentuan Protokol Montreal.

Protokol Montreal sebagai payung pengendalian konsumsi BPO dan HFC di tingkat global telah banyak berperan dalam perkembangan bahan pendingin untuk keperluan refrigerasi pada sektor manufaktur maupun pemeliharaan (servicing). Dengan menurunkan konsumsi HFC, meningkatkan efisiensi energi, dan menciptakan teknologi yang ramah ozon dan ramah iklim diharapkan dapat menyediakan akses yang berkelanjutan bagi pemenuhan kebutuhan pendinginan untuk seluruh masyarakat.

See also  Peringati Hari Pahlawan, Sekretaris Kementerian PANRB Upacara Bersama Gubernur Jateng

Rantai pendingin saat ini menjadi kebutuhan yang vital terutama untuk memastikan produksi hasil pangan tidak mengalami penyusutan atau terbuang sia-sia, mulai dari saat produksi sampai didistribusikan ke konsumen. Keuntungan lain dari perkembangan rantai pendingin yaitu pada penyimpanan obat dan vaksin.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Ozon tahun 2021 ini sebagai momentum bagi seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam menekan penyebaran virus Covid-19, memulihkan lapisan ozon dan mencegah pemanasan global,” ujar Menteri Siti.

Perkembangan dunia pendingin juga menuntut tersedianya teknisi yang kompeten untuk menangani berbagai jenis bahan pendingin dan sistem refrigerasi untuk berbagai kebutuhan. Untuk mendukung hal tersebut, KLHK telah menerbitkan Peraturan Menteri LHK Nomor 73 Tahun 2019 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bagi Teknisi Refrigerasi dan Teknisi Tata Udara yang akan mewajibkan sertifikasi teknisi mulai tanggal 18 Oktober 2021.Selain kewajiban sertifikasi, KLHK juga akan memberikan bantuan peralatan servis bagi bengkel sebanyak 49 set peralatan servis pada tahun ini.

Dalam peringatan Hari Ozon Sedunia kali ini, Direktur Jenderal PPI Laksmi Dhewanthi, secara simbolis menyerahkan 12 set peralatan servis kepada 4 bengkel di wilayah Jabodetabek, 3 bengkel di wilayah Sumatera, 2 bengkel di wilayah Kalimantan, dan 3 bengkel di wilayah Sulawesi.

“Oleh karena itu, penting bagi semua pihak terkait untuk saling bekerjasama agar dapat mendukung penyediaan rantai pendingin yang baik bagi penyimpanan serta distribusi pangan dan juga menjamin kualitas vaksin di tingkat nasional,” kata Laksmi.

Dengan Peringatan Hari Ozon Tahun 2021 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam menekan penyebaran virus Covid-19, dengan tetap berupaya memulihkan lapisan ozon dan mencegah pemanasan global.

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Jembatan Bailey Wih Kanis di Aceh Tengah Difungsikan, Konektivitas Masyarakat Kembali Pulih
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sunday, 19 July 2026 - 19:03 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Saturday, 18 July 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Saturday, 18 July 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Indonesia Mulai Kembangkan Bus Hidrogen

Wednesday, 22 Jul 2026 - 18:52 WIB

Megapolitan

Sudin PPAPP Jakpus Perkuat Sinergi Cegah Kekerasan terhadap Anak

Wednesday, 22 Jul 2026 - 17:52 WIB