Polemik Pilkades Matanair, Fandari: Bupati Mempunyai Kekuatan Mutlak, Jangan Terkontaminasi Bisikan Yang Tidak Jelas

Wednesday, 12 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fandari, SH Ketua Team 16 Sumenep juga Ketua Wilayah Madura FWJI

Fandari, SH Ketua Team 16 Sumenep juga Ketua Wilayah Madura FWJI

DAELPOS.com – Kasus Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep pada tahun 2019 silam sampai saat ini masih menyisakan misteri, bahkan Pemkab Sumenep terkesan abai terhadap putusan PTUN yang memenangkan Ahmad Rasidi selaku penggugat.

Bahkan baru-baru ini, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Sumenep, serta penanaman pohon bidara sebagai simbol matinya penegakan hukum di kabupaten ujung timur pulau Madura.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa Aliansi Masyarakat Menggugat dipicu lantaran mereka marasakan kekecewaan dan geram terhadap sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang terkesan tidak patuh terhadap putusan PTUN Surabaya dan MA Republik Indonesia.

Terbukti, hingga saat ini Bupati Sumenep tidak kunjung melaksanakan putusan PTUN Surabaya dan MA yang mewajibkan Bupati Sumenep selaku tergugat untuk menerbitkan keputusan baru dalam hal mengangkat dan melantik Ahmad Rasidi selaku penggugat sebagai Kepala Desa Matanair.

Menyikapi persoalan tersebut, Ketua Team 16 Sumenep, Moh Fandari. S.H., mengatakan, seharusnya Bupati Sumenep itu harus peka terhadap kepentingan masyarakat , Desa matanair itu butuh sosok pemimpin yang diperlukan masyarakat, dengan begitu seharusnya Bupati segera melantik kepala desa terpilih berdasarkan putusan PTUN.

“Apa alasan Bupati tidak segera melantik , Apakah Bupati Sumenep itu kebal dengan hukum sehingga tidak patuh terhadap putusan PTUN, seharusnya Bupati itu harus ambil sikap tegas jangan bertele-tele seperti ini karena desa matanair itu juga bagian dari pada pemerintahan Bupati saat ini,” Jelasnya saat ditemui di salah satu hotel di surabaya. Rabu (12-01-2021)

Masih kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Wilayah Forum Wartawan Jakarta Indonesia (FWJI) Madura ini berharap agar Bupati Sumenep menjadi pemimpin yang humanis, yang memikirkan kepentingan masyarakat sesuai dengan tag line nya yakni Bismillah Melayani.

See also  Mendag Zulhas Gerebek Gudang di Tangerang Temukan Karpet Ilegal Rp10 M Asal Turki

“Saya berharap Bupati Sumenep segera melantik Kepala Desa Matanair yang menang di PTUN, sehingga persoalan ini tidak menjadi polemik berkepanjangan ditengah-tengah masyarakat Desa Matanair,” Harapnya.

Sampai berita ini tayang, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH. MH belum bisa di mintai tanggapannya terkait polemik Pilkades Desa Matanair, dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp nya terlihat tidak aktif. (Bam)

Berita Terkait

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin
Pengemudi Ugal-Ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka
Almira Nabila Fauzi; Bermain Judol Jika Terbukti Bansos Akan Diputus.
Prabowo Ingatkan Eks Pimpinan BUMN Soal Hukum
Soroti Lapas Jadi “Lumbung” Narkoba dan Lemahnya Pengawasan TKA, Hasan Basri Desak Reformasi Imigrasi dan Pemasyarakatan
KPK OTT Bupati Pati Sudewo Terkait Dugaan Suap Pengisian Perangkat Desa

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 00:26 WIB

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Wednesday, 4 March 2026 - 23:07 WIB

OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Saturday, 28 February 2026 - 19:28 WIB

Pemprov DKI: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Berizin

Thursday, 26 February 2026 - 17:05 WIB

Pengemudi Ugal-Ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari Jadi Tersangka

Friday, 20 February 2026 - 14:54 WIB

Almira Nabila Fauzi; Bermain Judol Jika Terbukti Bansos Akan Diputus.

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Usai Libur Lebaran

Wednesday, 25 Mar 2026 - 17:23 WIB