Indonesia Tambah Pasukan Vaksin AstraZeneca

Tuesday, 18 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist

foto Ist

DAELPOS.com – Indonesia kembali akan kedatangan vaksin merek AstraZeneca sebanyak 1.750.800 dosis yang akan tiba pada Selasa (18/1/2022). Vaksin ini merupakan donasi dari pemerintah Jepang. 

Vaksi AstraZeneca yang masuk kedatangan tahap ke-199 ini, diperkirakan sampai ke tanah air sekitar pukul 23.55 WIB di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten menggunakan maskapai Japan Airlines bernomor penerbangan JL 729.

Terkait dengan vaksin di atas, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 22 Februari 2021, telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA untuk Vaksin AstraZeneca. Sehingga penggunaan vaksin ini dapat dipastikan aman dalam berkontribusi pada vaksinasi massal yang sedang digencarkan pemerintah.

Vaksin yang datang kali ini merupakan vaksin jadi atau siap pakai. Nantinya, vaksin ini akan diberikan kepada masyarakat luas yang mengikuti program vaksinasi massal yang selenggarakan oleh pemerintah pada beberapa waktu ke depan. Mengingat, pemerintah bersama dengan para pemangku kepentingan tengah melakukan vaksinasi lanjutan secara gencar dalam beberapa waktu ke depan.

Sebelumnya, pemerintah mulai memberikan vaksinasi ketiga atau booster secara gratis pada dua kelompok prioritas yakni lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan mulai 12 Januari 2022. Tujuan dari pemberian vaksin ini, meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, karena wabah global COVID-19 masih mengancam setiap masyarakat di berbagai pelosok tanah air.

“Upaya ini penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus COVID-19 yang terus bermutasi,” kata Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Alasan memberikan vaksin ketiga ini untuk keselamatan masyarakat di masa mendatang. Mengingat, ancaman dari bermutasinya virus COVID-19 yang masih berpotensi terjadi di dalam negeri.

“Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama,” kata Presiden.

See also  Sekjen PDIP Harap Kampus Jadi Inspirasi Bagi Perguruan Tinggi Lainnya

Pemberian gratis vaksinasi ketiga ini, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu yakni calon penerima sudah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya. Syarat tersebut mutlak bagi calon penerima vaksin ketiga.

“Adapun syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk menerima vaksinasi ketiga ini,” tutur Presiden.

Berita Terkait

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal
Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong
Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran
Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”
BKSAP DPR RI Apresiasi Pernyataan Pers Tahunan Menlu, Siap Perkuat Sinergi
Ketum Hanura OSO Resmikan Kantor Baru DPP di Proklamasi
Viva Yoga: PAN Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 21:31 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Thursday, 14 May 2026 - 16:37 WIB

Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal

Thursday, 2 April 2026 - 07:18 WIB

Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Friday, 20 March 2026 - 14:02 WIB

Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran

Monday, 9 February 2026 - 16:54 WIB

Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Dikandaskan Thailand

Friday, 26 Jun 2026 - 14:54 WIB

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB