Di Munas IX Korpri, Presiden Dorong ASN Jadi Motor Penggerak Digital Government

Saturday, 29 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo berpesan, organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai tulang punggung birokrasi negara agar terus menjaga peningkatan kualitas pelayanan publik dengan semangat penuh inovasi.

Kepada aparatur sipil negara (ASN) yang merupakan anggota Korpri di manapun berada, Presiden Jokowi berpesan untuk selalu berada di garda terdepan dalam mewujudkan kehadiran negara dan melahirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Korpri sebagai birokrasi harus penuh inovasi. Korpri harus menjadi motor penggerak digital government dan mendorong pelayanan publik yang lebih bagus,” pesan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) IX Korpri, di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Presiden Jokowi juga mendorong Munas IX Korpri sebagai momentum akselerasi transformasi Korpri menjadi birokrasi modern dan profesional.

“Korpri harus menjadi pelopor perubahan etos kerja birokrasi yang rumit menjadi birokrasi yang memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Ini memerlukan akselerasi, agar ASN anggota Korpri bisa lebih responsif, inovatif dan mampu memberikan pelayanan publik dengan cepat, efisien, dan efektif,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga meminta setiap ASN anggota Korpri harus berada di garda terdepan untuk melakukan reformasi birokrasi, memangkas regulasi yang menghambat pelayanan, meninggalkan sekat ego sektoral, dan menyederhanakan organisasi yang gemuk sehingga mampu bergerak lebih lincah.

“Tinggalkan sekat-sekat ego sektoral, buat prosedur yang rumit menjadi simpel dan buat yang lambat menjadi cepat, ciptakan SDM yang ramping, adaptif, lincah dan unggul,” imbuh Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi menekankan kepada ASN hal-hal sebagai berikut:

  1. Mengajak seluruh ASN memiliki orientasi yang sama yakni memberikan pelayanan terbaik. Birokrasi yang melayani, bukan minta dilayani. Dengan reformasi yang konsisten, ASN akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
  2. Kolaborasi lintas sektoral adalah kunci mengatasi tantangan masa depan. Tidak boleh ada lagi syarat pelayanan publik yang rumit. Manfaatkan teknologi e-government dengan lebih cepat dan akurat.
  3. ASN harus meninggalkan zona nyaman yang feodal dan kurang produktif, dan harus berubah total. Kewenangan digunakan secara akuntabel dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
  4. ASN harus hadir dan berdampak nyata bagi masyarakat, memberikan solusi dan mengayomi sesuai amanah konstitusi.
  5. Di era disrupsi, ASN harus mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan potensi, serta menjadi trendsetter, bukan follower.
  6. ASN perlu difasilitasi lingkungan kerja yang smart, nyaman, dan produktif. Ciptakan smart ASN yang berkualitas dan berstandar dunia.
See also  Bertemu Ketua BAZNAS, Mendes Yandri Ajak Kolaborasi Wujudkan Desa Zakat

Berita Terkait

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB
Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat
Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Berita Terkait

Thursday, 25 June 2026 - 13:06 WIB

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

Wednesday, 24 June 2026 - 13:29 WIB

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Sunday, 21 June 2026 - 08:31 WIB

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Friday, 19 June 2026 - 18:46 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Wednesday, 17 June 2026 - 21:03 WIB

Kementerian PU Kantongi Pagu Indikatif Rp98,47 Triliun, Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Dikandaskan Thailand

Friday, 26 Jun 2026 - 14:54 WIB

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB