Menteri PPPA: Kewirausahaan Perempuan Hulu Penyelesaian Lima Arahan Presiden

Tuesday, 1 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga turut meresmikan Womenpreneurs Indonesia Networks (WIN) di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar Bali, Senin (31/1). WIN merupakan sebuah platform dan jaringan kewirausahaan perempuan Indonesia yang diinisiasi oleh International Council for Small Business (ICSB), KemenPPPA, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), serta Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

“Kami sangat berharap, WIN dapat menjadi wadah bersama untuk pemberdayaan perempuan dan penguatan jaringan kewirausahaan perempuan Indonesia. Bagi para pengusaha perempuan, marilah kita satukan kekuatan, saling mendukung, saling berbagi, saling menginspirasi, dan saling memotivasi. Karena dengan saling berdaya dan memberdayakan satu sama lain, perempuan dapat mencapai kemajuan,” ujar Menteri Bintang.

Menurut Menteri Bintang, peluncuran WIN dapat mendukung pencapaian salah satu isu prioritas KemenPPPA, yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender. “Kami melihat hal ini akan menjadi hulu dari lima Arahan Presiden Republik Indonesia yang harus kami selesaikan hingga tahun 2024. Dalam pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan ini, kami akan fokuskan kepada perempuan prasejahtera, perempuan kepala keluarga, serta perempuan penyintas bencana dan kekerasan, ” imbuh Menteri Bintang.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Lenny N. Rosalin mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada pada peringkat 107 dari 189 negara. “Ada tiga hal yang diukur dalam IPM, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Di Indonesia, faktor ekonomi lah yang gap antara perempuan dan laki-lakinya paling tinggi. Dalam hal ini, kolaborasi dan sinergi bersama WIN diharapkan dapat berkontribusi untuk mendukung perempuan lebih berdaya utamanya di bidang kewirausahaan, sehingga dapat mendongkrak ekonomi,” ungkap Lenny.

See also  Hindari dari Pemanasan Global Permanen: Buka Lebar Investasi Energi Bersih

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki mengatakan, lebih dari 50 persen UMKM di Indonesia dimiliki dan dikelola oleh perempuan, yaitu sebanyak 34 persen usaha menengah, 56 persen usaha kecil, dan 52 persen usaha mikro. Namun, banyak diantara mereka yang terpaksa menutup usahanya karena kekurangan modal selama pandemi Covid-19. Menurutnya, terdapat dua sektor usaha yang banyak dilakukan oleh perempuan, yaitu kuliner sebesar 58,68 persen dan fashion sebesar 55 persen.

“Saat ini struktur Koperasi dan UKM di Indonesia masih didominasi oleh usaha mikro yang bersifat subsisten dengan jumlah 99 persen, usaha kecil 0,3 persen, usaha menengah 0,06 persen, dan usaha besar 0,01 persen. Data menunjukkan bahwa sumbangan UMKM perempuan terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) baru mencapai 9,1 persen. Sementara, kontribusi terhadap ekspor berada di angka 5 persen, sehingga perlu peningkatan pemberdayaan perempuan agar lebih berkualitas dalam berusaha,” jelas Teten.

Lebih lanjut, Teten mengatakan, pihaknya terus mengajak perempuan dan generasi muda untuk berwirausaha. Pasalnya, data menunjukkan, semakin besar jumlah wirausaha yang ada di sebuah negara, maka semakin maju negara tersebut. “Gerakan WIN diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis kewirausahaan yang dilakukan oleh perempuan, sehingga mereka bisa meningkatkan partisipasi dalam struktur ekonomi nasional sekaligus pencapaian SDG’s. Perempuan mampu berperan sebagai agent of development dalam pemberdayaan masyarakat menjadi wirausaha yang tangguh. Kita perlu terus meningkatkan rasio kewirausahaan yang saat ini baru 3,55 persen, untuk menjadi negara maju minimal entrepreneur kita 4 persen,” ungkap Teten.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan WIN untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia. “BKKBN penting untuk ikut terlibat dan mendukung secara aktif pada kegiatan ini karena kualitas keluarga sangat ditentukan oleh perempuan dan kemandirian perempuan. Ke depan kita bersama-sama mewujudkan keluarga yang berkualitas dan kita bisa menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, stunting, dan lain-lain karena semua ini butuh dukungan ekonomi keluarga yang baik,” tutup Hasto.

Berita Terkait

Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel
Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek
Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi
TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Hasil Riset Untuk Pengembangan Ekonomi dan Industrialisasi di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 47 Jembatan Pascabencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 16:52 WIB

Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel

Thursday, 30 July 2026 - 13:28 WIB

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Tuesday, 28 July 2026 - 20:05 WIB

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Tuesday, 28 July 2026 - 16:24 WIB

Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih

Monday, 27 July 2026 - 22:51 WIB

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kejati Jatim dan PGN Perkuat Tata Kelola Infrastruktur Energi Nasional

Friday, 31 Jul 2026 - 16:56 WIB

Energy

PLN Icon Plus Dukung Pembelajaran Digital di SDN Mojorejo 01

Friday, 31 Jul 2026 - 16:47 WIB

Megapolitan

Dukcapil Pulau Seribu Jemput Bola Demi Data Akurat

Friday, 31 Jul 2026 - 16:45 WIB