Kemendagri Jelaskan Tantangan dan Peluang Membangun Profesionalisme Jabatan Fungsional di Era Human Capital Management

Wednesday, 16 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan tantangan dan peluang membangun profesionalisme jabatan fungsional di era human capital management. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bandung Belly Isnaeni saat menjadi narasumber pada Webinar Seri #7 bertajuk “Peluang dan Tantangan Membangun Profesionalisme Jabatan Fungsional di Era Human Capital Management” secara virtual, Selasa (15/2/2022).

Webinar tersebut merupakan inisiatif dari PPSDM Regional Bandung yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Belly mengungkapkan, sejatinya Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur di dalam organisasi pemerintahan memiliki peran yang sangat strategis. Pasalnya, kualitas aparatur menentukan sukses tidaknya pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di era globalisasi. Karenanya, penanganan aparatur harus diposisikan sebagai human capital yakni menempatkan SDM sebagai kunci utama di dalam organisasi.

Di sisi lain, kata Belly, penerapan SDM sebagai human capital dipandang telah berhasil bila manejemennya telah merencanakan penerapan dan integrasi pertumbuhan pegawai secara menyeluruh. Hal itu, kata dia, mencakup program pelatihan, alur pengembangan karier, penilaian/proses kesadaran pribadi, kompensasi, pemberian wewenang, dan hasil terukur.

“Human capital management memandang SDM sebagai pemilik modal utama organisasi yang bisa dikembangkan, sehingga memberi keuntungan tidak hanya bagi organisasi tetapi juga bagi pegawai itu sendiri,” ungkap Belly.

Karena itu, arah kebijakan dalam meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan harus dikembangkan berdasarkan prinsip human capital management. Hal itu, harus dimulai sejak perencanaan ASN, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, sampai dengan masa purna bakti.

Belly menekankan, seorang ASN juga harus menjadi pribadi yang profesional di bidangnya masing-masing. Upaya tersebut juga perlu didorong dengan proses pengembangan karier yang mengedepankan pendekatan terhadap berbagai langkah yang telah dilalui para ASN.

See also  TN Kayan Mentarang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Kawasan

“Pengembangan jabatan fungsional juga harus menghargai jerih payah ASN tersebut agar meningkatkan daya tarik dari para ASN untuk menekuni profesi keahlian, dan mengubah paradigma bahwa jabatan fungsional hanya ditempati oleh orang-orang yang ingin menambah masa jabatan ASN-nya saja,” tambahnya.

Belly menilai dengan melakukan pemberdayaan yang optimal terhadap jabatan fungsional, akan berdampak pada peningkatan profesionalisme ASN serta mendongkrak kinerja birokrasi. Untuk itu, pihaknya meminta agar di dalam stuktur organisasi pemerintahan, jabatan fungsional harus diperkuat, utamanya dari segi pemberian apresiasi berupa penghargaan serta aspek finansialnya.

Sebagai informasi, hadir sebagai narasumber lainnya dalam webinar tersebut, Widyaiswara PPSDM Regional Bandung Suparjana. Sosok tersebut dikenal memiliki keahlian profesional human capital management tersertifikasi dari sebuah lembaga di California, Amerika Serikat.

Di sisi lain, webinar tersebut juga diikuti oleh 1000 peserta dari berbagai profesi. Selama acara berlangsung, para peserta tampak begitu antusias. Hal ini pula yang terus mendorong BPSDM Kemendagri bersama PPSDM Regional Bandung untuk terus menyelenggarakan berbagai agenda, seperti seminar, workshop, Focus Group Discussion (FGD), dan berbagai upaya pengembangan kompetensi lainnya.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

foto ist

News

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:46 WIB