Roadshow Bus Antikorupsi KPK 2022 Resmi Dimulai dari Palembang

Saturday, 10 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi memulai “Roadshow Bus KPK: Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi”, di Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini sekaligus menandai babak baru kembalinya bus antikorupsi milik KPK di tengah-tengah masyarakat setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi covid-19 yang melanda Indonesia.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, dalam arahannya menjelaskan bus KPK akan hadir di tiga provinsi yakni Sumatera Selatan, Lampung, dan Banten. Dari tiga provinsi tersebut, KPK akan menyambangi sembila kota dan kabupaten yaitu Palembang; Prabumulih; Ogan Komering Ilir (OKI); Bandar Lampung; Metro; Kalianda; Serang; Cilegon dan Tangerang Selatan

“Bus KPK adalah representasi kehadiran KPK di masyarakat. Kami sering mendapatkan keluhan dari masyarakat di daerah. Oleh karenanya, bus ini hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut,” kata Alex.

Di sisi lain, kehadiran bus KPK juga merupakan upaya KPK dalam memberikan sosialisasi dan pendidikan antikorupsi kepada masyarakat Indonesia secara luas. Hal ini sejalan dengan semangat Trisula Pemberantasan Korupsi KPK dimana pendidikan menjadi salah satu poin utama untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Peningkatan peran serta masyarakat tentu sangat dibutuhkan saat ini. KPK berharap masyarakat dapat menjadi mata, telinga, dan kepanjangan tangan KPK di seluruh wilayah Indonesia untuk melihat, mendengar, dan melaporkan segala bentuk kecurangan atau perilaku tindak pidana korupsi.

Alex menyampaikan, masalah korupsi memiliki makna yang sangat luas. Akan tetapi, harus dipahami bahwa korupsi merupakan sebuah kebiasaan buruk yang seolah-olah menjadi budaya sehari-hari. Akibatnya, korupsi berdampak negatif bagi seluruh sektor kehidupan masyarakat karena merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan.

“Makanya dalam kesempatan ini kami turut mengundang murid-murid sekolah dasar bersama guru untuk bersama-sama mewujudkan budaya antikorupsi,” kata Alex.

See also  KPK Tahan Eks Anggota BPK Terkait Kasus Proyek SPAM

KPK juga tak henti mengajak masyarakat untuk memegang teguh integritas dalam diri. Dan integritas tersebut, harus dipupuk sejak dini—mulai dari bangku sekolah dasar, menengah, atas, dan perguruan tinggi. Harapannya, kelak mereka akan menduduki posisi sebagai penyelenggara negara maupun swasta—integritas tersebut akan menjadi pelindung dari perilaku koruptif.

Oleh karenanya, Alex mendorong dunia pendidikan di Indonesia untuk menjadi garda terdepan pembentukan karakter integritas tersebut. Sudah seharusnya, dunia pendidikan menjadi wadah untuk melahirkan calon generasi penerus bangsa yang dapat membangun negeri ini dengan bersih.

“Pendidikan karakter, disiplin, kerja keras, jujur, dan berintegritas itu yang harus ditanamkan ke anak-anak kita. Saya yakin kalau itu terjadi, maka kita bisa keluar dari negara yang tingkat korupsinya tinggi. Kita ingin masyarakat kita cerdas dan kesejahteraan meningkat,” kata Alex.

Tidak hanya itu, Alex juga mengingatkan seluruh penyelenggara negara di Kota Palembang dan Sumatera Selatan untuk menjalankan tugasnya dengan menjaga amanah masyarakat. Menurutnya, 90% korupsi di daerah karena proses lelang yang tidak sesuai dengan ketentuan. Alex ingin, seluruh pihak mengikuti lelang secara terbuka, transparan, dan sehat.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjelaskan bahwa acara “Roadshow Bus KPK: Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi”, merupakan kegiatan yang sangat positif. Kegiatan ini diharapkan dapat menaikkan tingkat literasi antikorupsi kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Bus KPK ini akan lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat Sumsel khususnya Palembang untuk tahu apa yang boleh dan tidak boleh dalam hal penyelenggara negara dan pelayanan masyarakat,” Herman.

Sementara Walikota Palembang, Harnojoyo menyampaikan apresiasinya kepada KPK karena telah hadir dan memilih Kota Palembang sebagai lokasi pertama Roadshow Bus KPK. Kegiatan ini, menurutnya dapat mengedukasi masyarakat untuk bersama memberantas korupsi.

See also  KPK Kaji Penerapan Hukuman Mati untuk Eks Mensos

“Kita berharap melalui kegiatan ini akan menjadi salah satu kiat dalam membangun perilaku dan budaya antikorupsi melalui pendidikan dan pencegahan. Tentunya akan diikuti dengan perbaikan sistem sehingga semua anak bangsa jangan sampai terjerat kasus korupsi,” kata Harnojoyo.

 Turut hadir dalam kegiatan ini, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, seluruh Kepala OPD di pemerintah Kota Palembang, seluruh kepada BUMD dan BUMN di Kota Palembang, serta jajaran perwakilan direktorat kerja di KPK.

Berita Terkait

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok
Mas Botok Dibawa Polisi dari Depan DPR, Warga Sempat Kepung Petugas
OTT KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Tersangka Gratifikasi di Lingkungan DJP
KPK Tahan Eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Negara Rugi Rp223,6 Miliar
Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 15:30 WIB

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang

Wednesday, 26 August 2026 - 17:05 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok

Monday, 24 August 2026 - 18:42 WIB

Mas Botok Dibawa Polisi dari Depan DPR, Warga Sempat Kepung Petugas

Monday, 24 August 2026 - 18:34 WIB

OTT KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

Friday, 21 August 2026 - 18:56 WIB

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Tersangka Gratifikasi di Lingkungan DJP

Berita Terbaru

Olahraga

Indonesia Gagal ke Semifinal Seusai Dibungkam Thailand 0-3

Sunday, 20 Sep 2026 - 12:38 WIB

Berita Utama

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Sunday, 20 Sep 2026 - 00:29 WIB