Kemendagri Apresiasi Papua Barat Kendalikan Laju Inflasi

Monday, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menjadi daerah dengan tingkat inflasi paling rendah dibanding provinsi lain di Indonesia. Pencapaian tersebut diungkap pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dilakukan secara hybrid di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (14/11/2022).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Papua Barat dalam mengendalikan inflasi. Upaya tersebit dilakukan menggunakan kerangka 4K yang meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“Kita berharap ini sinergi kita bersama untuk supaya bisa mendapatkan harga yang lebih baik. Ini juga salah satu upaya untuk kita menekan inflasi di daerah,” katanya

Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw secara virtual mengungkapkan secara lebih lanjut terkait kerangka 4K tersebut.

Pertama, keterjangkauan harga dalam praktiknya dilakukan melalui beberapa upaya. Dalam hal ini Pemprov Papua Barat melaksanakan monitoring harga harian pada empat pasar, serta melakukan sidak pasar dan operasi pasar untuk mencegah spekulasi harga di tingkat pedagang pengecer. Pemprov juga menetapkan standarisasi tarif ojek dalam kota di Kabupaten Manokwari oleh Persatuan Pejasa Roda Dua Manokwari, dan tarif sementara angkutan umum dalam wilayah Kabupaten Sorong. Pemprov juga melakukan kerja sama antardaerah menghasilkan bahan baku pakan ternak.

“Juga menggelar pasar murah di berbagai wilayah, baik di Kabupaten Manokwari dan juga di Kota Sorong, di Kabupaten Sorong dengan menghadirkan paket sembako yang murah. Harga 160 ribu, harga paket kita buat 100 ribu untuk warga masyarakat,” tuturnya.

Kedua, ketersediaan pasokan dilakukan dengan penanaman 2.000 bibit cabai di lahan replanting sawit. Selanjutnya dilakukan launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang dilaksanakan di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, serta mencanangkan program “Gerakan Manokwari Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras” di Kampung Weluri, Distrik Manokwari Selatan. Selain itu juga diberikan berbagai bantuan dana insentif bagi pihak yang membutuhkan.

See also  Sambut HUT Ke-496 Jakarta, Heru Buka Pertandingan Bola Voli Antar-OPD dan BUMD

“Demikian juga bantuan BBM kepada nelayan ini juga kami lakukan, (sebanyak) 50 liter, per bulan kepada para nelayan,” terangnya.

Ketiga, kelancaran distribusi dilakukan dengan melakukan percepatan pembangunan ruas jalan Trans Papua Barat, perluasan Bandara Rendani di Manokwari, hingga pembangunan Bandara Siboru Fak Fak.

“Yang lain adalah kami juga mengaktifkan moda transportasi yang dikelola oleh BUMD kami, PT (Papua) Doberai Mandiri untuk memanfaatkan transportasi barang dari dan ke kabupaten dan dan distrik,” tuturnya.

Keempat, komunikasi efektif dilakukan dengan pelaksanaan high level meeting dan rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka meningkatkan sinergi dan koordinasi dalam pengendalian inflasi. Tak hanya itu, Pemprov juga melakukan imbauan dan persuasi moral kepada distributor dan pedagang untuk tidak menaikkan harga barang pasca-penyesuaian subsidi BBM.

“Melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat agar tidak panic buying. Juga menerapkan belanja bijak dan juga imbauan agar pemanfaatan pekarangan hijau untuk pengendalian inflasi,” tegasnya.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru