KADIN Indonesia Gandeng BKPM Gaet Investor Global di Indonesia Pavilion Davos 2023

Tuesday, 17 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KADIN Indonesia Gandeng BKPM Gaet Investor Global di Indonesia Pavilion
Davos 2023 / foto is

KADIN Indonesia Gandeng BKPM Gaet Investor Global di Indonesia Pavilion Davos 2023 / foto is

DAELPOS.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berkolaborasi untuk mengarahkan investasi global ke Indonesia. Salah satu usaha yang dilakukan saat ini adalah dengan menyelenggarakan Indonesia Pavilion yang bersamaan dengan rangkaian kegiatan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2023 di Davos dari tanggal 16-20 Januari 2023.

Indonesia Pavilion dihadiri dan didukung oleh berbagai kementerian termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Investasi, Menteri ESDM, Wakil Menteri Perdagangan, Wakil Menteri BUMN, dan Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan Indonesia Pavilion merupakan ajang yang tepat untuk dapat memperkenalkan peluang investasi di Indonesia kepada komunitas bisnis global. KADIN percaya bahwa sektor swasta merupakan sektor yang memiliki peran yang sangat besar untuk Indonesia. Sehingga dengan masuknya berbagai investasi global ke sektor ini akan berperan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.

Arsjad juga mengatakan, peluang investasi yang ditawarkan selama periode Indonesia Pavilion diantaranya adalah peluang investasi dalam bidang ekonomi hijau, hilirisasi, ventura digital pada sektor kesehatan, sektor Fintech, dan juga peluang investasi di IKN Nusantara.

“Sejak awal Presidensi B20, kami melakukan roadshow promosi peluang investasi ke beberapa negara di Eropa, Amerika, Asia Timur dan Australia. Pada tahun ini Indonesia juga dipercaya memegang Keketuaan ASEAN 2023, dan KADIN Indonesia akan terus menggencarkan promosi kepada investor selama periode Roadshow ASEAN Business Advisory Council 2023,” ujar Arsjad.

Selain itu, untuk mensukseskan promosi proyek Ibu Kota Nusantara. KADIN, BKPM dan Badan otorita IKN Nusantara menggelar diskusi panel yang bertajuk Perkembangan Peluang Investasi di Ibu Kota Baru Indonesia – Kota Hijau, Hutan, Pintar, Bersih, dan Layak Huni, untuk para investor internasional yang tertarik berinvestasi di proyek pembangunan ibu kota baru.

Acara diskusi panel ini merupakan salah satu yang paling banyak dihadiri oleh investor mancanegara karena langsung menghadirkan Menteri investasi, Bapak Bahlil Lahadalia dan Kepala Otorita IKN Nusantara, Bapak Bambang Susantono, yang menerangkan bahwa proyek ini masih berjalan sesuai dengan perencanaan awal dan juga menjawab pertanyaan pertanyaan dari para investor potensial yang ingin turut andil dalam membangun sejarah Indonesia.

Pesatnya perkembangan tren energi terbarukan di Indonesia juga membuat sektor transisi energi serta ekonomi hijau menjadi salah satu daya tarik utama yang akan dibahas dalam forum ini. Arsjad menambahkan bahwa Keberlanjutan juga akan menjadi fokus utama KTT ASEAN 2023, dan dalam semangat tersebut, ia ingin menggunakan kesempatan ini untuk berbagi beberapa fakta dan wawasan seputar peta jalan dekarbonisasi Indonesia dan peluang investasi dalam ekonomi hijau Indonesia.

“Indonesia telah mengambil langkah positif yang signifikan menuju masa depan Net Zero pada tahun 2060, melalui berbagai inisiatif yang telah dinyatakan oleh pemerintah, para pemimpin industri, serta berbagai lembaga. Komitmen lainnya di aspek keberlanjutan yang ingin dicapai Indonesia pada tahun 2030 adalah untuk mengurangi 30-40% emisi gas rumah kaca serta mengimplementasi penyerapan karbon bersih untuk sektor hutan dan tata guna lahan,” kata Arsjad.

“KADIN memiliki keyakinan bahwa untuk memajukan perekonomian Indonesia, kita akan memerlukan kolaborasi dari banyak pihak terkait, baik itu pemerintah, pemimpin industri, asosiasi, organisasi kemasyarakatan, serta para investor. Melalui Indonesia Pavilion, kami mengajak para investor global untuk bertindak sebagai katalis dan bersama kita mengembangkan peluang investasi di Indonesia yang per tahunnya bisa mencapai total potensi nilai ekonomi tahunan hingga ~USD $200-250Bn pada tahun 2050,” tutup Arsjad.

See also  PLN Tanam 5.000 Bibit Mangrove di KEE Teluk Panggang Jawa Timur

Berita Terkait

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen
Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 18:23 WIB

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB