Mahyudin Gagas Pembangunan Kaltim Yang Menyeluruh dan Sinkron Dengan IKN

Friday, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin akan menerapkan strategi pembangunan  secara menyeluruh sekaligus sinkron dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, jika terpilih menjadi gubernur Kaltim pada Pilkada 2024 mendatang. Menurutnya, pembangunan di Kaltim harus menyeluruh sekaligus sinkron dengan kemajuan pembangunan IKN yang berlokasi di wilayah Kaltim.

“Misalnya kondisi saat ini di Kota Balikpapan yang sudah ramai dan macetnya banyak ruas jalan, akibat banyaknya pendatang. Tentu akan tambah macet lagi jika ada migras besar-besaran penduduk ke IKN yang diperkirakan sekitar 4 juta orang,” katanya, saat menggelar buka puasa bersama tokoh masyarakat Kaltim, di Paser, Kamis (4/4/2024).

Dari masalah kemacetan di Kota Balikpapan itu saja, menurutnya mengindikasikan bahwa Kaltim sebagai wilayah penyangga IKN perlu mempersiapkan diri dengan pembangunan yang tersinkronisasi dengan dinamika pembangunan IKN.

“Bisa dibayangkan jika tidak dipersiapkan dengan baik infrastruktur dan pelayanan trasportasi publiknya, maka pembangunan  daerah penyangganya akan jomplang sekali, dengan pembangunan IKN,” katanya.

Mahyudin juga memandang urgensinya pembangunan jalan bebas hambatan untuk menghubungkan antar kota/kabupaten di Kaltim, misalnya jalan bebas hambatan dari Sangata sampai Samarinda.

“Di tempat lain seperti Paser, agar cepat berlembang maka tidak ada pilihan mungkin perlu dibangun jembatan atau mungkin kanal bawah laut yang menghubungkan Balikpapan-Penajam. Karena transportasi kapal ferry selama ini tidak lagi efektif,” katanya.

Selain itu, Mahyudin bertekad menjalankan industrialisasi di Kaltim. Seperti membangun beberapa kawasan industri, seperti dari Maloy batota sampai Paser. Sehingga tambahnya, Kaltim ke depan tidak lagi bertumpu hanya pada galian dan tambang.

“Kalau tidak diniatkan nanti kita akan terus bertumpu pada galian dan tambang yang saat ini sudah mencapai 55 persen dari PDRB Kaltim. Padahal, 10 sampai 15 tahun tambang batu bara audah selesai. Ditambah lagi industrialisasi akan lebih banyak menyerap angka pengangguran di Kaltim yang relatif tinggi,” katanya.

See also  Komisaris Pertamina Pastikan Kilang Plaju Terus Pasok Ketahanan Energi Nasional

Menurut senator asal Kaltim ini, industrialisasi sudah menjadi keharusan. Melalui pemanfaatan kekayaan sumber daya alam Kaltim seperti sawit, dengan membangun industrialisasi turunanya.

“Tidak boleh lagi olahan sawit seperti CPO itu keluar dari Kaltim. Sehingga downstreamnya seperti pabrik minyak goreng, sabun, margarin, dan sebagainya bisa diolah di Kaltim, agar memberikan nilai tambah bagi pendapatan daerah dan membuk lapangan kerja,” katanya.

Pembangunan menyeluruh dan sinkron di Kaltim, menurut Mahyudin juga harus menyentuh sektor sumber daya manusia. Dimana menurutnya berdasarkan data jumlah penduduk jenjang pendidikan S2 dan S3 di Kaltim tidak sampai satu persen.

“Kaltim harus mendorong tingkat pendidikan, agar SDM berdaya saing. Sehingga keberadaan IKN tidak menjadi bencana dengan tersingkirnya penduduk asli dari pendatang yang diperkirakan akan banyak bermigrasi ke wilayah Kaltim,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

foto ist

News

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Tuesday, 25 Aug 2026 - 00:16 WIB