Rencana Dibuka Jokowi, Peparnas XVII Siap Digelar di Solo

Saturday, 5 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

DAELPOS.com – Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII siap digelar pada 6-13 Oktober 2024 di Solo, Jawa Tengah. Kompetisi olahraga terbesar di Indonesia untuk atlet difabel ini direncakan dibuka langsung Presiden Joko Widodo pada Minggu (6/10/2024) sore di Stadion Manahan, Solo.

Ketua Pelaksana Peparnas XVII D. B. Susanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/10/2024) menjelaskan, gelaran kali ini bakal mempertandingkan sebanyak 20 cabang olahraga (cabor). Hal ini termasuk cabor unggulan seperti atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, judo, angkat berat, dan basket kursi roda. Acara ini akan diikuti oleh ratusan atlet difabel dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pada Peparnas 2024 ini, masyarakat Indonesia akan disuguhkan dengan perjuangan para atlet melalui tekad-tekad yang menyala. Adapun penyelenggaraan Peparnas di Kota Solo sebenarnya bukanlah hal yang baru. Kota ini pernah menjadi tuan rumah ajang Peparnas sebanyak lima kali sejak awal digelar.

Adapun pelaksanaan Peparnas di Solo telah berlangsung pada tahun 1957, 1959, 1964, 1980, dan 1984. Setelah 40 tahun, Solo kembali menjadi tuan rumah Peparnas XVII.

Di lain sisi, para atlet yang berjuang pada Peparnas merupakan atlet disabilitas yang memiliki latar belakang berbeda dengan yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebagian besar dari mereka bukanlah olahragawan yang fokus berlatih di salah satu cabor sejak usia dini sebagaimana legenda-legenda olahraga Indonesia yang sudah ada.

Hal ini seperti yang dialami oleh Leani Ratri Oktila. Sejak kecil atlet tersebut telah berlatih pada cabang olahraga bulu tangkis. Namun karena dampak dari peristiwa kecelakaan, ia beralih menjadi atlet parabulu tangkis. Hal ini juga dialami Ni Nengah Widiasih yang berlatih pada cabor paraangkat besi. Bahkan karena ketekunannya dalam berlatih, Ni Nengah Widiasih pernah berhasil memperoleh medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

See also  Tinjau Command Center Pertamina, Erick Thohir Pantau Stok dan Upaya Antisipasi Kebocoran BBM

Semangat dari para atlet tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak. Keteguhan hati para atlet untuk berlatih menjadi yang terbaik dalam keterbatasan fisik, juga didorong dapat menjadi teladan bagi seluruh elemen bangsa.

Berita Terkait

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid
Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat
Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP
Prabowo Full Support FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah

Berita Terkait

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 13:23 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Tuesday, 11 August 2026 - 17:42 WIB

HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8

Tuesday, 11 August 2026 - 15:12 WIB

AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid

Tuesday, 11 August 2026 - 14:54 WIB

Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat

Berita Terbaru

ilustrasi / fot ist

Ekonomi - Bisnis

Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut

Wednesday, 12 Aug 2026 - 15:46 WIB

Berita Utama

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 Aug 2026 - 15:31 WIB