Mendes Yandri Bakal Susun Modul Desa Tematik untuk Genjot Ketahanan Pangan

Saturday, 28 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Samsul Widodo menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Mahan Agung Lampung, Sabtu (28/12/24). 

Dok. Sigit Purwanto/Humas Kemendes PDT

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Samsul Widodo menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Mahan Agung Lampung, Sabtu (28/12/24). Dok. Sigit Purwanto/Humas Kemendes PDT

 

DAELPOS.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan jika telah menandatangani Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2025 yang mencantumkan alokasi serendahnya 20 persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan.

“Jadi alokasi ini serendah-serendahnya 20 persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan ini bisa lebih jika Desa tersebut miliki potensi pertanian,” kata Mendes Yandri dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Mahan Agung di Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/12/2024).

Dalam Rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan itu, Mendes Yandri menjabarkan, Permendesa ini bakal dijabarkan lebih detail lagi sebagai Petunjuk Teknis

“Kami bakal Rapat Paripurna lengkap untuk membahas penyusunan modul untuk desa tematik seperti Desa Padi, Desa Cabe, Desa Melon, Desa Jagung dan sebagainya,” kata Mantan Wakil Ketua MPR ini.

Selanjutnya, Mendes Yandri bakal manggandeng Kementerian Dalam Negeri untuk berkolaborasi untuk menyosialisasikan Modul Desa Tematik ink ke Kepala Daerah dan Kepala Desa untuk memastikan 20 Persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan.

Hal dilakukan, kata Mendes Yandri, untuk memastikan jika Dana Desa itu tetap sasaran dan dirasakannya langsung oleh warga desa.

Mendes Yandri menegaskan jika pihaknya sudah kerja sama dengan Kejaksaan Agung untuk program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) untuk maksimalkan penyaluran Dana Desa.

“Termasuk Dana Desa bisa dikelola BUMDes hingga miliki modal dan semakin berkembang hingga bisa menurunkan angka kemiskinan di desa,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri meyakini jika seluruh Desa bersatu dan fokus untuk Ketahanan Pangan sesuai Desa Tematik maka Swasembada Pangan bisa diwujudkan sesuai target tahun 2027.

Mendes Yandri mengundang Menko Pangan untuk hadir dalam Kick Off Desa Tematik di Kabupaten Subang, Jawa Barat bersama Mabes Polri dan Kementerian Pertanian.

See also  100 Hari Kerja, Ekspor Pertanian Capai Lebih Rp100 Triliun

“Momen itu juga kami merilis Festival Bangun Desa se-Indonesia yang puncak pelaksanaannya Bulan Agustus 2025,” kata Mendes Yandri.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan, Rakor ini membahas Swasembada Pangan yang semula ditargetkan 2029, namun dimajukan menjadi 2027.

Menteri yang akrab disapa Zulhas ini mengatakan, Swasembada Pangan merupakan program prioritas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sudah putuskan tahun 2025 tidak lagi impor beras, garam, jagung, dan gula untuk konsumsi,” kata Zulhas.

Zulhas memaparkan, untuk menggenjot Swasembada Pangan diperlukan optimalisasi fasilitas penunjang yang ada seperti irigasi.

“Ada dua juta lahan Tadah Hujan yang akan kita bangun irigasinya,” kata Ketua Umum DPP PAN ini.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Samsul Widodo.

Sementara itu, anggota Kabinet Merah Putih yang hadir seperti Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Mendagri Bima Arya dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.

Berita Terkait

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga
Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun
Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi
Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Berita Terkait

Saturday, 27 June 2026 - 00:33 WIB

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga

Friday, 26 June 2026 - 18:32 WIB

Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun

Thursday, 25 June 2026 - 16:32 WIB

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia

Thursday, 25 June 2026 - 13:28 WIB

Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ganjil Genap Gerbang Tol Tetap Mengacu Aturan Lama

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:41 WIB

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris / foto ist

News

Kasus Penyekapan Bandung, Fahira Sampaikan Tujuh Desakan

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:29 WIB