Serahkan Ratusan Beasiswa PIP di Ransiki, Senator Filep Harap Masa Depan Generasi Papua Lebih Baik

Saturday, 9 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, kembali menyalurkan 153 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada pelajar di wilayah Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (9/8/25).

Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari distribusi beasiswa sebelumnya di Kota Manokwari dan dataran Prafi. Beasiswa tersebut merupakan bagian dari aspirasi DPD RI yang diperjuangkan Filep Wamafma untuk sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di berbagai kabupaten di Papua Barat.

Program PIP adalah bantuan pendidikan dari pemerintah bagi anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu atau rentan miskin, yang disalurkan langsung ke rekening siswa berdasarkan data Dapodik sekolah.

“Ini bentuk kepedulian negara terhadap masa depan generasi Papua, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera,” kata Filep saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Ransiki.

Adapun besaran beasiswa yang diterima siswa adalah Rp450.000 untuk jenjang SD/MI/SDLB, Rp750.000 untuk SMP/MTs/SMPLB, dan Rp1.800.000 untuk SMA/SMK/MA/SMALB.

Setelah Manokwari dan Manokwari Selatan, Filep menjadwalkan penyaluran tahap berikutnya di Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak.

Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan nasional “Papua Cerdas” yang bertujuan mengurangi angka putus sekolah melalui intervensi afirmatif.

“Tanpa intervensi seperti ini, anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan finansial berisiko tinggi putus sekolah. Negara harus hadir, dan DPD RI menjawab itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Filep juga menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua untuk tetap berjuang agar anak-anak memiliki masa depan lebih baik.

“Sebagai orang tua, kita harus mewariskan hal-hal baik kepada anak-anak. Kalau sekarang bekerja sebagai tukang ojek, petani, nelayan, buruh bangunan, atau sopir, biarlah itu menjadi perjuangan kita, dan yakin anak kita akan lebih baik ke depannya. Arahkan anak-anak ke sekolah, bukan hanya membantu di kebun atau pekerjaan lain,” ujarnya.

See also  Pj. Heru Nyatakan Jakarta Siap Meriahkan HUT ke-78 RI

Ia menyoroti sebagian orang tua di Papua yang kurang mengawasi kegiatan anak sepulang sekolah hingga malam hari.

Menurutnya, minimnya perhatian dan pembiasaan belajar menjadi salah satu penyebab Papua tertinggal dalam pendidikan.

Filep juga mendorong pemerintah daerah untuk mendukung program ini dengan alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan minimal 30 persen dari APBD.

“Kalau pemerintah daerah berkomitmen, peluang anak-anak kita untuk maju akan semakin besar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru