KADI Mulai Penyelidikan Antidumping Terhadap Impor Besi dan Baja dari Tiongkok

Monday, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan antidumping terhadap impor produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan (Hot Rolled Coils/HRC) yang diproduksi oleh perusahaan asal Tiongkok, Wuhan Iron & Steel (Group) Co., atau WISCO. Penyelidikan ini dimulai pada hari ini, Senin, 1 September 2025.

Keputusan ini diambil setelah KADI menerima permohonan dari PT Krakatau Posco yang bertindak atas nama industri dalam negeri. Permohonan ini juga didukung oleh empat perusahaan lain, yaitu PT Krakatau Steel Tbk, PT Gunung Raja Paksi, PT Java Pacific, dan PT New Asia Internasional.

Ketua KADI, Frida Adiati, menjelaskan bahwa hasil kajian awal menemukan bukti kuat dugaan praktik dumping yang dilakukan oleh WISCO. “Kami menemukan ada kerugian material industri dalam negeri dan hubungan kausal antara kerugian dengan dumping dimaksud,” ujar Frida.

Dumping adalah praktik menjual barang di pasar internasional dengan harga yang lebih rendah dari harga normal di pasar domestik, yang dapat merusak industri lokal. Produk yang diselidiki ini mencakup 18 pos tarif dengan kode Harmonized System (HS) yang berbeda, mulai dari 7208.10.00 hingga 7208.90.90, sesuai dengan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.

Penyelidikan antidumping ini akan berlangsung selama 12 bulan dan bisa diperpanjang hingga 18 bulan jika diperlukan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011.

Frida menambahkan bahwa KADI telah memberitahukan dimulainya penyelidikan kepada semua pihak terkait, termasuk industri dalam negeri, importir, eksportir, dan produsen di Tiongkok. Pemberitahuan ini juga disampaikan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok dan perwakilan pemerintah Tiongkok di Indonesia.

Ini bukan kali pertama produk HRC dari Tiongkok diselidiki. Produk serupa sudah dikenai Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sejak 2008 dan telah diperpanjang tiga kali. Namun, dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103/PMK.011/2024, WISCO diberikan tarif BMAD sebesar 0%, yang dikenal sebagai de minimis.

See also  Bareskrim Polri Bongkar Ribuan Oli Palsu Berbagai Merk

Meskipun demikian, pangsa pasar impor HRC dari Tiongkok terus meningkat di Indonesia, dari 23,49% pada tahun 2023 menjadi 31,58% pada tahun 2024. Peningkatan ini menjadi salah satu alasan utama bagi industri dalam negeri untuk mengajukan permohonan penyelidikan baru.

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU
KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI
OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG
Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji
Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 09:19 WIB

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Monday, 13 July 2026 - 22:59 WIB

KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai

Saturday, 11 July 2026 - 18:23 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI

Monday, 22 June 2026 - 17:04 WIB

OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP

Thursday, 4 June 2026 - 00:04 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG

Berita Terbaru

News

Purbaya Soal Bursa Gubernur BI: Saya Ikuti Arahan Presiden

Wednesday, 29 Jul 2026 - 12:58 WIB

News

DPD RI Desak Penertiban ODOL untuk Jaga Kualitas Jalan Daerah

Wednesday, 29 Jul 2026 - 08:23 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Wednesday, 29 Jul 2026 - 00:01 WIB