daelpos.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kembali beroperasi secara bertahap pada Selasa (8/9), setelah sempat ditutup sementara selama dua hari akibat terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pengoperasian kembali dilakukan setelah kondisi di sekitar bandara dinilai mulai memungkinkan untuk mendukung aktivitas penerbangan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan konektivitas penerbangan kembali berjalan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Penutupan sementara sebelumnya dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam operasional penerbangan karena berpotensi mengganggu kinerja mesin pesawat serta sejumlah instrumen penerbangan.
Dengan dibukanya kembali operasional bandara, sejumlah penerbangan mulai dilayani secara bertahap. Namun, kondisi penerbangan tetap menyesuaikan perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan kondisi cuaca serta atmosfer.
Pihak terkait juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan aktivitas penerbangan dapat berlangsung aman. Koordinasi antara pengelola bandara, maskapai, otoritas penerbangan, dan instansi terkait dilakukan guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
Pengoperasian secara bertahap ini sekaligus menjadi upaya memulihkan layanan penerbangan setelah dua hari aktivitas bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan diimbau terus memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pengelola Bandara Soekarno-Hatta terkait jadwal keberangkatan dan kemungkinan adanya penyesuaian penerbangan.
Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama selama proses pemulihan operasional bandara berlangsung.








