Mendes Yandri Pastikan Siap Kolaborasi dengan Parlemen Tiongkok

Monday, 9 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menerima Delegasi Parlemen Tiongkok yang dipimpin Anggota Komite Tetap Parlemen Tiongkok yang juga Wakil Ketua Komisi Pertanian dan Urusan Pedesaan Kongres Rakyat Nasional Tiongkok Fan Xiaojun di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin (9/12/2024). Pertemuan ini membahas kerja sama antar kedua negara dalam membangun desa.
Foto: Wening/Kemendes PDTT

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menerima Delegasi Parlemen Tiongkok yang dipimpin Anggota Komite Tetap Parlemen Tiongkok yang juga Wakil Ketua Komisi Pertanian dan Urusan Pedesaan Kongres Rakyat Nasional Tiongkok Fan Xiaojun di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin (9/12/2024). Pertemuan ini membahas kerja sama antar kedua negara dalam membangun desa. Foto: Wening/Kemendes PDTT

 

DAELPOS.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menerima audiensi Delegasi Parlemen Tiongkok yang dipimpin Fan Xiaojun, Anggota Komite Tetap Parlemen Tiongkok, dan Wakil Ketua Komisi Pertanian & Urusan Pedesaan, Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (NPC) di Ruang Rapat Menteri, Senin (9/11/2024).

Dalam pertemuan itu, Mendes Yandri menyambut terbuka kedatangan delegasi Parlemen Tiongkok tersebut dan berharap bakal lahir kerja sama atau kolaborasi menguntungkan antara Indonesia dan Tiongkok yang bisa dirasakan langsung oleh Desa.

“Kami sampaikan saat ini sekitar 3.000 Desa belum dialiri listrik, sekitar 26.000 desa belum miliki sinyal dan banyak desa belum punya infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri berharap kolaborasi itu nantinya bisa memberi efek positif dan bisa maksimal potensi yang dimiliki oleh sekitar 75 ribu desa di Indonesia.

Mendes Yandri mencontohkan potensi yang dimiliki Desa Ngoran yang sukses ekspor Kendang Jembe ke Tiongkok senilai Rp18 Miliar.

“Kami buka peluang kolaborasi sebesar-besarnya karena potensi yang dimiliki desa di Indonesia cukup banyak seperti wisata, perikanan dan agriculture,” kata Mantan Wakil Ketua MPR ini

Mendes Yandri pun persilahkan Delegasi Parlemen Tiongkok untuk menentukan Desa Binaan baik 1.000 atau 2.000 Desa. Kemendes siap memfasilitasi dan bekerja sama.

Mendes Yandri pun menyinggung soal potensi Kopi Luwak yang dimiliki oleh Desa di Kutai Timur yang baru saja dikunjunginya. Tiongkok pun bisa bekerja sama untuk ekspor karena kopi yang dihasilkan enak dan harum.

Pokoknya tidak salah jika Tiongkok mengajak Desa untuk bekerja sama karena potensinya luar biasa. Kami siap mengajak Parlemen Tiongkok untuk mengunjungi desa yang bakal kerja sama dengan Tiongkok.

See also  KPK Ingatkan Pentingnya Sinergitas dalam Pencegahan Korupsi di Papua Barat

“Bahkan jika Tiongkok untuk kerja sama sama segera diformalkan, kami pun telah siap untuk itu,” kata Mendes Yandri.

Sementara itu, Fan Xiaojun mengatakan jika pihaknya visi dalam bidang pertanian dan perdesaan di tiongkok. Pihaknya pun mengawasi kebijakan Pemerintah di bidang Pertanian dan Desa.

“Kami secara periodik bakal dengarkan hasil atau pelaksanaan kebijakan pemerintahan,” kata Fan Xiaojun

Fan Xiaojun memuji jika tanah di Indonesia sangat subur hingga sangat bagus mengembangkan pertanian.

Fan Xiaojun menilai Indonesia dan Tiongkok adalah negara dengan pasar yang besar dan terus berkembang, termasuk Kelapa Sawit Indonesia miliki pangsa pasar hingga 61 persen.

Fan Xiaojun berharap kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok semakin erat karena memang kedua Pemimpin Negara telah bertemu dan menyepakati sejumlah hal seperti di bidang Pertanian dan Perikanan.

Turut mendamping Mendes, Wakil Menteri Desa PDT Ariza Patria, Sekjen Taufik Madjid, Staf Khusus Fahad Attamimi dan M Afif Zamroni, Irjen Teguh, Dirjen PPDT FX Nugroho Setijo Nagoro dan Pejabat Tinggi di lingkungan Kemendes PDT.

Sementara itu, Delegasi dari Tiongkok, Wang Xiaoming dan Hong Tianyun yang Anggota Komite Pertanian & Urusan Pedesaan, NPC, RRT. Lin Yuanfeng, Wakil Direktur Jenderal Departemen Penelitian Komite Pertanian & Urusan Pedesaan, NPC, RRT dan Guan Chongyong, Direktur Kantor Legislasi Komite Pertanian & Urusan Pedesaan, NPC, RRT. Selain itu, Perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok Zhou Kan, Menteri di Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Republik Indonesia dan Geng Jianzhong, Sekretaris Pertama di Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Republik Indonesia.

Berita Terkait

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong
BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Papan Interaktif Digital Buka Jalan Pembelajaran Kreatif bagi Puluhan Guru di Jayapura
Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Mendes Yandri Dorong Hilirisasi Jeruk di Kabupaten Malang

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Friday, 11 September 2026 - 18:58 WIB

AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila

Friday, 11 September 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung

Thursday, 10 September 2026 - 15:46 WIB

Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Thursday, 10 September 2026 - 14:56 WIB

BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB