Rupiah Tembus Rp 16.000 per Dolar AS, Meski BI Lakukan 3 Intervensi

Saturday, 14 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Pada perdagangan Jumat (13/12/2024) pukul 11.54 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 16.010 per dolar AS. Bahkan, kurs rupiah sempat menyentuh Rp 16.020 per dolar AS pada pukul 11.000 WIB.

Kurs rupiah tembus ke atas level Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dan menyentuh level paling lemah sejak awal Agustus 2024 atau dalam lebih dari tiga bulan terakhir.

Kurs rupiah hari ini melemah 0,41% dari penutupan perdagangan kemarin di Rp 15.945 per dolar AS.

Dalam sepekan, kurs rupiah melemah 1,04%. Rupiah juga terkapar dalam lima hari perdagangan berturut-turut.

Bloomberg melaporkan bahwa Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi lebih agresif di pasar hari ini.

“Kami memasuki pasar dengan tiga intervensi yang cukup berani,” kata Edi Susianto, Direktur Eksekutif Manajemen Moneter dan Aset Sekuritas BI seperti dikutip Bloomberg.

BI memasuki pasar spot, pasar domestic non-deliverable forward, dan pasar obligasi pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar.

Dia menambahkan bahwa pelemahan rupiah disebabkan oleh sentimen global. Dolar AS menguat karena ekonomi AS yang tangguh dan meningkatkan ketegangan geopolitik.

Pelemahan nilai tukar hampir merata di kawasan Asia. Menurut data Bloomberg, hanya rupee India yang siang ini tercatat menguat tipis 0,02% terhadap the greenback.

Sementara mata uang lain melemah. Rupiah mencatat pelemahan paling dalam terhadap dolar AS.

Pelemahan rupiah disusul oleh ringgit Malaysia, baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, won Korea, yuan China, dolar Singapura, dolar Taiwan, dan dolar Hong Kong.

Dalam sepekan ini, tiga mata uang Asia melemah lebih dari 1%. Ketiga mata uang adalah yen yang melemah 1,94% sepekan, peso Filipina dengan pelemahan 1,15% sepekan, dan rupiah dengan pelemahan 1,01% sepekan.

See also  Pertamina Pelopor Produk Energi Rendah Karbon di Kawasan Regional

Di sisi sebaliknya, dolar AS menunjukkan keperkasaan dalam sepekan terakhir. Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar doalr AS terhadap mata uang utama dunia menguat dalam enam hari perdagangan berturut-turut.

Siang ini, indeks dolar menguat 0,13% dalam sehari ke 107,10. Dalam enam hari perdagangan, indeks dolar menguat 1,31%.

Analis Monex Investindo Futures Putu Pransuamitra mengatakan, belum ada sentimen besar yang menggerakkan rupiah secara signifikan setelah rilis data inflasi AS.

“Hampir dapat dipastikan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps, tetapi dot plot lebih penting bagi pasar,” kata dia seperti dikutip Bloomberg.

Di pasar saham, dana asing mencatat net sell atau jual bersih hingga Rp 2,18 triliun di perdagangan kemarin. Lebih dari separuh merupakan penjualan di saham perbankan.

Berita Terkait

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
Hutama Karya Dukung Program Mudik Nyaman Kementerian PU Lewat Tol Trans Sumatra
Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah
Hutama Karya bersama Polda Sumsel Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Fungsional Tol Palembang-Betung
Prabowo Dorong Hemat BBM, Opsi WFH Disiapkan Hadapi Dampak Krisis Global
Sidang Debottlenecking Ke-5, Menkeu Purbaya Bahas Hambatan Perizinan Investasi
Jasa Marga Siap Layani 3,53 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026
Hutama Karya Teken Kontrak, Dua RSUD PHTC Siap Dibangun

Berita Terkait

Monday, 16 March 2026 - 12:28 WIB

Hutama Karya Dukung Program Mudik Nyaman Kementerian PU Lewat Tol Trans Sumatra

Sunday, 15 March 2026 - 01:49 WIB

Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah

Sunday, 15 March 2026 - 01:44 WIB

Hutama Karya bersama Polda Sumsel Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Fungsional Tol Palembang-Betung

Saturday, 14 March 2026 - 12:19 WIB

Prabowo Dorong Hemat BBM, Opsi WFH Disiapkan Hadapi Dampak Krisis Global

Saturday, 14 March 2026 - 05:55 WIB

Sidang Debottlenecking Ke-5, Menkeu Purbaya Bahas Hambatan Perizinan Investasi

Berita Terbaru

Megapolitan

Pemprov DKI Kucurkan Bansos, Anak, Lansia dan Disabilitas

Monday, 16 Mar 2026 - 19:38 WIB