Pemerintah Pastikan Paket Stimulus Ekonomi Tepat Sasaran

Thursday, 2 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menghadiri rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama dengan jajaran Kabinet Merah Putih, pada Rabu, 1 Oktober 2025. Rapat yang digelar di Kantor Danantara tersebut membahas mengenai progres implementasi Paket Ekonomi 2025 yang telah diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto pertengahan September 2025. Paket Ekonomi 2025 terdiri dari 8 program akselerasi di tahun 2025, 4 program yang dilanjutkan di tahun 2026, dan 5 program andalan pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja (8+4+5).

“Menjelang 1 tahun pemerintahan, pemerintah akan pastikan seluruh program dan anggaran yang sudah diprogramkan harus betul-betul bermanfaat dan tepat sasaran pada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Seskab Teddy dalam pernyataan tertulisnya.

Seskab menambahkan, di dalam rapat juga ditekankan mengenai akselerasi dan optimalisasi penggunaan anggaran di masing-masing kementerian dan lembaga.

“Ratas ini menekankan pada pemanfaatan anggaran tahunan setiap kementerian harus sesuai dengan daya serap dan harus sesuai target. Bila tidak memenuhi target maka anggaran tersebut akan dialihkan untuk program lain yang dapat langsung dirasakan masyarakat,” kata Seskab Teddy.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini berbagai kebijakan strategis yang diambil pemerintah akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi 5,2 persen insyaallah bisa dicapai,“ ujar Airlangga dalam keterangan pers usai rakortas.

Airlangga mengatakan, sejumlah indikator menunjukkan hasil yang baik, di antaranya tingkat inflasi, purchasing managers’ index (PMI) manufaktur, maupun surplus neraca perdagangan.

“PMI manufaktur yang masih dalam ekspansi di 50,4, kemudian juga terkait dengan surplus ekspor yang sebesar 5,49 miliar dolar Amerika Serikat,“ kata Airlangga.

Terkait progres implementasi Paket Ekonomi 2025 8+4+5, pelaksanaan program magang nasional bagi fresh graduate maksimal 1 tahun, akan dibuka mulai pertengahan Oktober 2025 dengan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta. Program yang termasuk ke dalam 8 program yang diakselerasi di tahun 2025 ini menargetkan 20.000 penerima manfaat.

See also  Komisi IV Menolak Keras Impor 1 Juta Ton Beras

“Program dari magang sudah siap dan kali ini perusahaan-perusahaan masuk di dalam sistem SIAPkerja dan sistem ini akan dibuka untuk pendaftar pada tanggal 15 Oktober, dibuka dan mulai tanggal 15 Oktober,“ ujar Airlangga.

Untuk perluasan PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk peserta di sektor pariwisata, pemerintah telah menyiapkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu).   PPh 21 DTP akan mencakup 552.000 pekerja di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) dengan gaji di bawah Rp10 juta.

“Kemudian bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat, ini juga sedang disiapkan dan akan segera diluncurkan terkait dengan beras dan juga terkait dengan minyak goreng yang sebesar 2 liter per bulan sehingga itu menjadi 4 liter Minyakita,“ ujar Airlangga.

Program selanjutnya, kebijakan bantuan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja bukan penerima upah, yang mencakup pengemudi transportasi online, ojek pangkalan, sopir, kurir, dan tenaga logistik. Program ini menargetkan sekitar 730.000 penerima manfaat dengan potongan iuran sebesar 50 persen.

Kemudian program manfaat layanan tambahan perumahan BPJS Ketenagakerjaan, dengan target 1.050 unit perumahan. Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan sektor Kementerian Perhubungan juga menggulirkan program padat karya.

Percepatan deregulasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 (PP 28) yang mengatur perizinan berusaha berbasis risiko untuk mempermudah investasi, dengan mengintegrasikan sistem antar-Kementerian/Lembaga serta memperluas penerapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) akan dilaksanakan per 5 Oktober.

Terkait penyerapan tenaga kerja, terdapat lima program unggulan pemerintah yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan target di atas satu juta tenaga kerja pada Desember 2025, Kampung Nelayan Merah Putih dengan target jangka panjang 200.000 tenaga kerja, revitalisasi tambak di kawasan pantai utara (pantura) Jawa dengan 168.000 tenaga kerja, modernisasi kapal nelayan dengan target 200.000 tenaga kerja, serta penanaman kembali di perkebunan rakyat yang dalam dua tahun ditargetkan mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja.

See also  KPK Sepakati Bertukar Informasi dan Data dengan BNN, BNPT, dan BPIP

Selain implementasi paket ekonomi, di dalam rakortas juga dibahas mengenai stimulus tambahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat, termasuk saat menyambut libur Natal dan Tahun Baru. Program strategis pemerintah lainnya, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah unggulan, hingga dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun turut menjadi pokok bahasan.

“Pemerintah akan memberikan stimulus tambahan penebalan di kuartal IV. Arahan Bapak Presiden bahwa bantalan stimulus tambahan itu untuk sampai dengan desil keempat atau menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat,” pungkas Menko Perekonomian.

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru