Satu Bulan Pascabencana Sumatra, Bantuan Kemanusiaan Pertamina Terus Mengalir

Monday, 29 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Satu bulan setelah bencana melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, upaya pemulihan masih terus berjalan. Di tengah tantangan akses dan infrastruktur, Pertamina terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan hingga menjangkau masyarakat wilayah terisolasi.

Sejak 25 November 2025, Pertamina bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut mencakup bahan pokok dan makanan siap saji, perlengkapan logistik, kebutuhan kesehatan, hingga dukungan energi untuk menopang layanan vital dan aktivitas masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan bantuan kemanusiaan yang terus mengalir ke wilayah terdampak bencana Aceh, Sumut dan Sumbar merupakan wujud kehadiran dan komitmen Pertamina untuk senantiasa mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

“Selama lebih dari tiga puluh hari pascabencana Sumatra, Pertamina hadir di tengah masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Berbagai bentuk bantuan kemanusiaan telah dirasakan masyarakat yang menjangkau 86.289 jiwa. Kami masih akan terus membersamai dan berjuang memulihkan aktivitas sehari-hari,”ujar Baron.

Bantuan kemanusiaan dari Pertamina, ungkap Baron, telah disalurkan ke 111 Dapur Umum dan 164 Posko Pengungsian yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, terdapat posko gabungan Pertamina Peduli, yakni 4 posko di Aceh, 1 posko di Sumut dan 1 posko di Sumbar. Pertamina juga mengelola 4 Dapur Umum yang berlokasi di Bukit Suling – Rantau, Disdukcapil – Aceh Tamiang, dan Paloh Raya– Aceh Utara dan Sibolga – Sumut.

“Kami bergerak secara maksimal dan bekerja sepenuh hati agar bantuan secepat mungkin sampai ke tangan masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan akses, penyaluran bantuan ke wilayah terdampak dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat, dengan mengerahkan beragam moda transportasi, mulai dari pesawat Hercules TNI, Helikopter, Kapal PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan Pertamina International Shipping, hingga mobil dan truk logistik,”imbuhnya.

See also  Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN EPI Kurangi Timbulan Sampah di TPA melalui Kolaborasi dengan Waste4Change

Pada posko pengungsian dan dapur umum tersebut, Pertamina memberikan dukungan energi secara menyeluruh. Dukungan tersebut mencakup penyaluran Avtur sebesar 253 KL, Pertamax dan Dexlite sebanyak 103,2 KL, serta Bright Gas sebanyak 1.471 tabung, guna memastikan operasional logistik, dapur umum, dan layanan vital tetap berjalan.

Tidak hanya memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga turut mendukung pemulihan layanan dasar masyarakat dengan menyediakan sumber kelistrikan dan komunikasi, Pertamina membangun 15 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 3 lokasi terdampak,
serta menyalurkan 24 perangkat komunikasi Starlink di 3 lokasi guna menjaga konektivitas dan koordinasi di tengah keterbatasan infrastruktur.

Di tengah kerusakan parah dan keterbatasan akses air bersih, Pertamina juga hadir menyediakan kebutuhan air layak konsumsi bagi masyarakat. Bantuan diberikan melalui penyediaan air bersih di 100 titik di wilayah Lhokseumawe, di Aceh Tamiang telah disalurkan 1.452.500 liter air bersih yang disalurkan menggunakan 191 mobil tangki air. Pertamina juga melakukan perbaikan 5 fasilitas sanitasi air bersih, reaktivasi 12 sumur, dan pembuatan 3 sumur bor di Kabupaten Aceh Tamiang.

Upaya penyaluran bantuan tersebut melibatkan 382 relawan Pertamina Peduli yang diterjunkan secara bertahap dalam empat batch, dan telah bertugas di lapangan sejak hari-hari awal terjadinya bencana. Para relawan ini berperan aktif dalam distribusi logistik, pengelolaan posko, dapur umum, serta pendampingan masyarakat terdampak.

Untuk mendukung penanganan kesehatan, Pertamina juga menurunkan 72 tenaga medis, yang terdiri dari 24 dokter dan 48 perawat. Tim medis ini memberikan layanan kesehatan langsung kepada 1.312 jiwa masyarakat terdampak, sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan kesehatan dasar tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.

“Pertamina tidak bergerak sendiri. Seluruh upaya tanggap darurat dan penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian ESDM, BP BUMN, Danantara, TNI, Kepolisian, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, anak usaha dan afiliasi Pertamina, serta lembaga non-pemerintah,” tegas Baron.

Berita Terkait

Pertamina Paparkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Rakyat di DPR
Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 
Perkuat TKDN dan Substitusi Impor, PLN Nusantara Power Gandeng Industri Manufaktur Lokal
Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025
Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping   
Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 14 February 2026 - 14:04 WIB

Pertamina Paparkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Rakyat di DPR

Saturday, 14 February 2026 - 05:33 WIB

Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 

Saturday, 14 February 2026 - 05:27 WIB

Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan

Friday, 13 February 2026 - 14:24 WIB

Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile

Thursday, 12 February 2026 - 16:59 WIB

Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025

Berita Terbaru

Menkeu Purbaya / foto ist

News

Awal Ramadan, THR Aparatur Negara Mengalir Rp55 Triliun

Saturday, 14 Feb 2026 - 09:21 WIB