Menteri Transmigrasi Dorong Seleksi Terbuka Tim Ekspedisi Patriot 2026

Tuesday, 2 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengeluarkan arahan resmi kepada seluruh perguruan tinggi mitra pelaksana rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 untuk memastikan proses rekrutmen dan pengumuman peserta berjalan secara transparan, objektif, profesional, dan akuntabel.

Arahan tersebut disampaikan menjelang pengumuman hasil rekrutmen TEP 2026 yang tahun ini memperoleh antusiasme luar biasa dari generasi muda Indonesia.

Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 10.359 peserta dari hampir 1.992 perguruan tinggi di seluruh Indonesia mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini. Sementara itu, kuota yang tersedia hanya sekitar 1.230 peserta dan 246 ketua tim.

Menurut Menteri Transmigrasi, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa semangat kepemimpinan, gotong royong, dan pengabdian masih tumbuh kuat di kalangan anak muda Indonesia.

“Keberhasilan Program Tim Ekspedisi Patriot tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang diberangkatkan, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga kepercayaan publik terhadap proses yang dijalankan,” ujar Iftitah.

Dalam arahannya, Menteri Transmigrasi menegaskan bahwa Kementerian Transmigrasi memberikan kepercayaan penuh kepada perguruan tinggi mitra untuk melaksanakan proses rekrutmen sesuai standar akademik, profesionalisme, dan integritas masing-masing institusi.

Seluruh proses rekrutmen diminta dilaksanakan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Perguruan tinggi juga diminta menyampaikan secara terbuka kriteria, mekanisme, dan prinsip-prinsip rekrutmen yang digunakan.

Menteri Transmigrasi juga menegaskan bahwa tidak terdapat arahan, titipan, maupun permintaan khusus terkait kelulusan peserta tertentu.

“Tim Ekspedisi Patriot tidak mencari peserta yang memiliki akses atau kedekatan paling kuat, melainkan peserta yang memiliki kapasitas terbaik untuk mengabdi kepada Indonesia. Lebih baik kita kehilangan peserta yang memiliki kedekatan, daripada kehilangan peserta terbaik yang memiliki kapasitas,” tegasnya.

Ia meminta agar seluruh dokumen dan hasil penilaian untuk didokumentasikan dengan baik sebagai bentuk akuntabilitas proses serta untuk keperluan evaluasi, verifikasi, dan penyempurnaan program di masa mendatang.

See also  Transformasi PLN Hasilkan Inovasi Bisnis dan Peningkatan Kapasitas SDM, Dirut PLN Dianugerahi Penghargaan Internasional

Ia juga mengingatkan bahwa tidak terpilihnya seseorang bukan berarti yang bersangkutan kurang baik atau kurang kompeten. Kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari tingginya jumlah peserta yang memenuhi syarat dibandingkan dengan kuota yang tersedia.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, seluruh pendaftar akan tetap dirangkul melalui Komunitas Sahabat Patriot, yang akan menjadi wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, kolaborasi, dan pengabdian bagi generasi muda Indonesia.

“Seluruh pendaftar adalah aset bangsa. Yang membedakan hanyalah kesempatan dan waktu pengabdiannya,” pungkas Menteri Transmigrasi.

Berita Terkait

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi
Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 13:21 WIB

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah

Wednesday, 4 November 2026 - 13:17 WIB

BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga

Tuesday, 3 November 2026 - 14:20 WIB

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Tuesday, 3 November 2026 - 13:53 WIB

Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 Nov 2026 - 21:35 WIB

Megapolitan

Dinas PPAPP Perkuat Pencegahan Kekerasan di 44 Kecamatan

Wednesday, 4 Nov 2026 - 17:15 WIB