daelpos.com – Timnas voli putra Indonesia sukses menembus final AVC Cup 2026 setelah mempermalukan tuan rumah India dengan kemenangan dramatis 3-2 pada babak semifinal di Amdavad, Sabtu (27/6/2026) malam.
Indonesia bangkit setelah kehilangan set pertama untuk menutup pertandingan dengan skor 15-25, 26-24, 25-20, 19-25, dan 15-13. Hasil ini sekaligus menghentikan laju sempurna India yang sebelumnya belum pernah kalah sepanjang turnamen.
Menghadapi kuatnya India, pelatih Reidel Alfonso Gonzales Toiran menurunkan Fauzan Nibras, Farhan Halim, Alfin Daniel, Boy Arnez, Hendra Kurniawan, dan Ahmad Gumilar sebagai starter.
Bermain di hadapan ribuan pendukung tuan rumah, skuad Merah Putih tetap tampil tenang dan tidak terpengaruh tekanan. Setelah kalah pada set pertama, Indonesia mampu bangkit dengan merebut set kedua melalui pertarungan ketat 26-24. Momentum tersebut terus dijaga hingga berhasil memenangkan set ketiga. India sempat memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah merebut set keempat 25-19. Namun, Nibras dan kawan-kawan tampil lebih tenang pada set kelima untuk memastikan kemenangan 15-13.
Asisten pelatih timnas voli putra Indonesia, Nur Widayanto, mengakui dukungan ribuan suporter tuan rumah menjadi salah satu faktor yang membuat India tampil penuh percaya diri.
“Memang dukungan suporter India berpengaruh ke mental pemain mereka. Mereka seperti dapat energi tambahan,” ujar Nur.
Nur mengatakan Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan pada set pertama akibat jump serve keras yang dilancarkan para pemain India.
“Di set pertama kita tidak berkembang karena jump serve mereka sangat keras dan menyulitkan. Di set kedua dan ketiga penerimaan bola pertama lebih bagus karena anak-anak sudah paham cara meredam bola. Selain itu, mulai set kedua sampai kelima kualitas servis mereka juga menurun,” katanya.
Ia juga menjelaskan keputusan memasukkan kembali Putra Bagus Hidayatullah menggantikan Gumilar merupakan bagian dari strategi tim pelatih untuk meredam serangan cepat India.
“Putra dimasukkan lagi buat membendung serangan mereka yang jangkauannya tinggi,” ujarnya.
Menurut Nur, Indonesia sebenarnya berada dalam posisi menguntungkan pada set keempat setelah sempat unggul tiga poin. Namun, kondisi Farhan Halim yang mengalami gangguan pada punggung membuat kualitas permainan tim sedikit menurun.
“Di set keempat sebenarnya kita sudah unggul tiga poin, tapi Farhan Halim ada masalah di punggung yang membuat kualitas servis dan serangan kita menurun. Alhamdulillah Doni bisa menyesuaikan. Dia bisa mencetak poin saat menyerang dan bagus dalam penerimaan bola pertama,” ungkapnya.
Pada set penentuan, Indonesia juga sempat tertinggal tiga poin akibat tekanan servis India yang membuat serangan Merah Putih beberapa kali berhasil diblok. Meski begitu, tim pelatih meminta para pemain tetap sabar dan fokus mengejar poin demi poin.
“Di awal set kelima sempat ketinggalan tiga poin karena servis pemain mereka menyulitkan sehingga serangan kita kena blok. Anak-anak tetap kami instruksikan buat sabar, ambil poin satu demi satu. Akhirnya bisa menyusul dan unggul selisih dua poin sampai selesai,” tutur Nur.
Kemenangan ini membawa Indonesia melaju ke final AVC Cup 2026 untuk pertama kalinya. Pada partai puncak, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan yang sebelumnya memastikan tiket final setelah mengalahkan Bahrain 3-1 pada semifinal lainnya.








