MenkopUKM Pastikan Reaktivasi Kegiatan Usaha KUKM Kopi Bisa Berjalan

Sunday, 21 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa sektor pertanian dan perkebunan sudah bisa direlaksasi untuk diaktifkan kembali kegiatan usahanya di tengah pandemi Covid-19. “Saya ingin melihat langsung dan memastikan reaktivasi kegiatan usaha KUKM bisa berjalan”, tandas Teten di sela-sela kunjungan kerja ke salah satu shelter (tempat pengolahan kopi) Klasik Beans di daerah Gunung Puntang, Desa Campaka Mulia, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6).

Terlebih lagi, produk kopi dari Klasik Beans merupakan salah satu yang terbaik di dunia, dengan sudah menembus pasar mancanegara. “Saya meyakini, dengan tingkat konsumsi kopi dalam negeri yang terus meningkat, produk kopi nasional bisa diserap pasar dalam negeri”, kata Teten dalam kunjungan yang juga dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, Dirut LPDB KUMKM Supomo, dan juga Bupati Bandung Dadang M Naseer.

Artinya, dengan pasar yang amat luas dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, pendapatan nasional dari produk kopi tidak perlu lagi bergantung pada ekspor. “Meski ekspor kopi tetap akan menjadi bagian penting, karena kopi akan terus menjadi komoditi unggulan Indonesia”, ucap Teten.

Namun, Teten berharap protokol kesehatan tetap dijalankan dengan disiplin. “Dunia usaha kembali dijalankan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan”, tukas MenkopUKM.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Klasik Beans Deni Glen menjelaskan, koperasi yang berdiri pada 2011 sudah memiliki binaan sekitar 3000 petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Tani Sunda Hejo. “Hasil panen kopi petani dibeli koperasi untuk diolah menjadi biji kopi mentah atau green beans”, kata Glen.

Koperasi Klasik Beans memiliki banyak shelter kopi di Jawa Barat. Diantaranya, di Garut (ada tiga), Ciwidey (ada dua), Gunung Puntang, Pangalengan, Ujungberung, Bandung Utara, dan Cianjur. Sedangkan di luar Jabar, shelter Klasik Beans ada di Kintamani (Bali), Flores, Enrekang (Sulsel), Lintong (Medan, Sumut), dan Takengon (Aceh).

See also  Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian

“Sebelum pandemi Covid-19, kami memiliki kapasitas produksi sebanyak 5-8 ton green beans perbulan, khusus untuk pasar nasional. Untuk yang pasar ekspor, per musim kita menghasilkan 60 ton, dimana dalam setahun ada satu kali musim”, ujar Glen.

Pasar Ekspor

Dengan brand produk Kopi Sunda Hejo, Klasik Beans mampu mengguyur pasar ekspor ke negara-negara seperti Prancis, Jepang, Australia, Swiss, dan sebagainya. “Produk kopi kita juga salah satu yang dibeli Starbucks”, kata Glen.

Bahkan, lanjut Glen, pihaknya memiliki hari istimewa yang dinamakan Hari Petani. Di hari itu, seluruh petani binaan Klasik Beans mendapatkan premi dari koperasi. “Itu uang yang kita sisihkan dari setiap kilogram kopi yang mereka jual ke koperasi, semacam produk tabungan yang akan dibagikan kembali ke petani sesuai kilogram kopi yang sudah dijualnya”, ucap Glen.

Hanya saja, Glen mengakui bahwa selama pandemi Covid-19 berdampak besar pada usaha kopinya. “Banyak kedai kopi yang tutup, termasuk yang untuk pasar dunia. Penghasilan kita drop hingga 95%”, ungkap Glen.

Meski begitu, Klasik Beans tetap komitmen membeli hasil panen kopi dari para petani. Dengan sulitnya kopi terserap pasar, maka Klasik Beans pun mau tidak mau harus menambah gudang. “Kita semua berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, agar pasar kopi nasional dan dunia kembali bergairah”, pungkas Glen.

Berita Terkait

Pidato KEM dan Kebijakan Fiskal, Viva Yoga: Mewujudkan Cita-Cita Presiden Lewat Program Transmigrasi
Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%
Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026
UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional
Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 09:17 WIB

Pidato KEM dan Kebijakan Fiskal, Viva Yoga: Mewujudkan Cita-Cita Presiden Lewat Program Transmigrasi

Tuesday, 19 May 2026 - 19:46 WIB

Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh

Tuesday, 19 May 2026 - 06:52 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%

Monday, 18 May 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026

Monday, 18 May 2026 - 21:06 WIB

UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional

Berita Terbaru

News

Komisi V Dorong Kemendes Perluas Mitra Sukseskan KDMP

Thursday, 21 May 2026 - 09:11 WIB