Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Ace Hasan Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Saturday, 27 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota MPR RI, Ace Hasan Syadzily mengajak masyarakat bijak memggunakan media sosial. Menurutnya, di era globalisasi dan teknologi informasi, masyarakat sangat mudah terpengaruh ideologi-ideologi dan paham dari luar. Hal itu disampaikan dalam acara sosialisasi empat pilar MPR RI kepada masyarakat Desa Kertamulya, Sabtu (27/6/2020) di Kantor Desa Kertamulya, Kabupaten Bandung Barat.

“Banyak anak-anak muda yang terpapar ISIS. Itu pertama kali proses rekrutmennya melalui media sosial. Dipengaruhi melalui pemahaman radikal. Orang terpengaruh untuk terlibat dalam relawan ISIS, itu pertama kali melalui medsos. Orang mudah terpengaruh paham-paham kapitalisme juga melalui medsos”, kata Ace.

Menurut Ace, untuk membendung arus ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, maka perlu mengamalkan Pancasila sebagai pandangan hidup.

“Kita perlu pandangan hidup yang merupakan kesepakatan bersama. Apalagi Indonesia ini negara besar. Negara kepulauan terbesar dengan 13.466 pulau. Negara dengan 1.128 suku bangsa dan bahasa. Ada 258 juta penduduk. Dengan beragam agama dan keyakinan. Kita memerlukan pandangan hidup bersama, konsepsi bersama. Itulah Pancasila”, jelas Ace.

Politisi Partai Golkar itu menyampaikan bahwa Pancasila merupakan pilar utama bernegara. Selanjutnya, Ace juga menyebutkan tujuan bernegara sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Dasar (UUD).

“Pilar pertama adalah Pancasila, pilar kedua adalah Undang-Undang Dasar (UUD). Kita punya tujuan bernegara. Itu termaktub dalam pembukaan UUD, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Nah, kenapa pemerintah kita sekarang suruh pakai masker, karena itu bertujuan melindungi kita (ditengah Covid 19)”, kata Ace.

“Tujuan negara yang kedua adalah memajukan kesejahteraan umum. Pemerintah wajib memajukan Negara dengan kesejahteraan umum. Membuka lapangan kerja dan memulihkan ekonomi. Saya di Komisi VIII membahas kenaikan jumlah PKH, bansos juga naik. Kita memastikan agar masyarakat tidak kelaparan. Jadi tidak boleh ada warga yang meninggal karena kelaparan akibat Covid”, lanjut legislator Dapil Bandung dan Bandung Barat tersebut.

See also  Dalam Retret Kepala Daerah, Menteri Rini Ajak Kepala Daerah Lakukan Transformasi Birokrasi

Sedangkan tujuan negara yang ketiga dan keempat adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut menciptakan perdamaian dunia.

“Yang ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa. Kenapa Jerman maju, kenapa Singapure maju, Cina maju, karena pendidikan. Tugas negara adalah memastikan masyarakatnya menjadi cerdas. Dan yang keempat tugas Negara adalah menciptakan perdamaian abadi. Ikut serta dalam ketertiban dunia. Makanya, Indonesia turut mendukung menciptakan perdamaian di Palestina”, ujar Ace.

Selanjutnya, Ace mengajak semua elemen masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah perbedaan suku bangsa.

“Dalam kehidupan bernegara, jangan merasa hebat sendiri. Tidak ada Indonesia tanpa ada Aceh, Papua, Nusa Tenggara, Bali dan lainnya. Indonesia adalah semuanya, semuanya itu disatukan oleh Pancasila”, pungkas Ace.

Sementara itu, Kepala Desa Kertamulya, Farhan Fauzi berharap kegiatan sosialisasi empat pilar MPR ini memberi manfaat bagi warga untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam empat pilar MPR RI. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026
Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK
Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design
Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat
Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Berita Terkait

Thursday, 28 May 2026 - 14:28 WIB

Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK

Monday, 25 May 2026 - 18:07 WIB

Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design

Monday, 25 May 2026 - 00:01 WIB

Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Saturday, 23 May 2026 - 05:19 WIB

Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan

Berita Terbaru

Berita Utama

Indonesia Resmi Gabung Kampanye Digital Global 50-in-5

Friday, 29 May 2026 - 16:48 WIB

News

Libur Iduladha, 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Friday, 29 May 2026 - 16:45 WIB

foto ist

Megapolitan

HBKB 31 Mei Ditiadakan Saat Waisak 2570

Friday, 29 May 2026 - 16:40 WIB