Bersama Bright Gas, Bangkitkan UMKM dari Pandemi

Monday, 6 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pandemi COVID-19 berimbas besar terhadap ekonomi nasional, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Prof. Rully Indrawan, mengungkapkan sekitar 70 persen UMKM terkena dampak luar biasa akibat COVID-19. Jumlah permintaan turun, pasar mengecil, sehingga bisnis UMKM sulit untuk dijalankan.

Demi mendukung UMKM bangkit dari tekanan ekonomi akibat pandemi, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) I menghadirkan Program Kemitraan (PK)  Pinky Movement.

“PK Pinky Movement memberikan permodalan bergulir super ringan yang sangat dibutuhkan UMKM untuk bangkit kembali. Disamping itu, juga menjalankan pembinaan dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM,” ujar General Manager Pertamina MOR I, Gema Iriandus Pahalawan, pada seremoni penyaluran permodalan di Medan, Senin (6/7).

PK Pinky Movement, sambung Gema, juga  mendorong UMKM untuk menggunakan elpiji non subsidi melalui program konversi elpiji 3 kg ke Bright Gas. Program konversi dilakukan karena UMKM yang handal tidak bergantung pada barang-barang bersubsidi.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR I, Roby Hervindo, menyatakan program ini mendapat sambutan antusias dari pelaku UMKM. “Hingga kini, 22 pelaku UMKM dari Provinsi Sumut, Sumbar, Aceh dan Riau telah bergabung dalam PK Pinky Movement,” ujarnya.

Dalam kegiatan seremoni di rumah makan Ikan Bakar 17 Medan, dana permodalan sebesar Rp 2.375.000.000,- disalurkan kepada pelaku UMKM. Digulirkan kepada enam pelaku UMKM di Sumut senilai Rp 470 juta dan tiga UMKM di Sumbar sebesar Rp 430 juta. Kemudian enam UMKM di Aceh mendapatkan dana permodalan Rp 1,1 miliar dan tujuh UMKM di Riau menerima Rp 375 juta.

Seluruh UMKM yang menerima dana permodalan, telah beralih menggunakan Bright Gas 5,5 kg. Hal ini dipermudah dengan program gratis tukar tabung elpiji 3 kg ke elpiji Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg. Plus diskon isi tabung senilai hingga Rp 136.600,- per tabung.

See also  Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG di Sulawesi Aman pada Libur Pilkada

“Dengan diberikannya bantuan ini, diharapkan dapat membantu para UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujar Roby.

Pemilik rumah makan Ikan Bakar 17, Johari, merupakan salah satu pelaku UMKM yang mengikuti PK Pinky Movement. Ia mengungkapkan program ini sangat membantu, terutama dalam situasi pandemi.

“Saya merasa bersyukur dengan adanya PK Pinky Movement ini. Selain memberi pinjaman dengan kredit sangat ringan, Pertamina juga memberikan Bright Gas. Sehingga meringankan beban saya terutama saat situasi sekarang dan saya dapat terus melanjutkan pakai elpiji non subsidi,” kata Johari.

Selain PK Pinky Movement, Pertamina juga tengah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut serta Biro Bina Perekonomian Setdaprovsu. 

“Kerja sama bertujuan untuk mendorong kebangkitan UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Toba. Sebagai salah satu dari 5 destinasi wisata super prioritas, kami terus mendorong agar UMKM di sekitar wilayah Toba memanfaatkan program ini dengan optimal,” ujar Ruth Kristina, Kepala Bagian Administrasi dan Perekenomian Umum dari Biro Bina Perekonomian Setdaprovsu.

Bagi pelaku UMKM yang berminat mengikuti program PK Pinky Movement, dapat menghubungi melalui telepon Pertamina 135 maupun mengakses situs https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan.**

Berita Terkait

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan
DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat
Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum
Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Tuesday, 7 July 2026 - 18:49 WIB

Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia

Tuesday, 7 July 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir

Monday, 6 July 2026 - 22:05 WIB

Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan

Thursday, 2 July 2026 - 17:50 WIB

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Peringkat 7 AVC U-18

Tuesday, 7 Jul 2026 - 18:13 WIB