New Normal Dari Jokowi, Ini Kata Mardani Ali Sera

Tuesday, 14 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardani Ali Sera/Net

Mardani Ali Sera/Net

DAELPOS.com – Musibah Covid-19 menjadi ujian terberat bagi bangsa ini. Jokowi harus evaluasi kebijakan New Normal secara menyeluruh. Karena pelaksanaannya di lapangan tidak terkendali, dengan cluster baru merupakan salah satu dampak negatif seperti yg terjadi di sekolah, asrama pendidikan, pasar, perumahan dan lainnya

Sebagai pembanding, jumlah pasien Covid-19 melonjak hampir 70% dlm 19 hari di awal New Normal diberlakukan. Pada Kamis 4/6/20, jumlah kasus masih 28.818, sedangkan pada Selasa 23/6/20 kasus Positif sdh mencapai 47.896 kasus.

Mardani menanggapinya, sampai saat ini pemerintah terlihat lebih melakukan pendekatan penanganan ekonomi, padahal Covid adalah bencana kesehatan. Menurutnya perlu pelibatan ahli kesehatan lintas sektor, tidak hanya sektor ekonomi.

“Pemerintah harus selalu mengingat bahwa keselamatan dan kesehatan rakyat yang paling utama. Nyawa rakyat tidak tergantikan,” katanya pada media di Jakarta Selasa (14/6/2020).

Ketua DPP PKS ini menyarankan pemerintah perlu membuat kebijakan yang ilmiah berbasis data dan riset. Mengingat keterbatasan data merupakan hal yang kerap dikeluhkan oleh pakar epidemologi, selama ini dokumentasi data pada setiap wilayah tidak memiliki standar variabel yang seragam untuk setiap kasus.

Mardani merasa prihatin, kita belum mengetahui kapan puncak pandemi terjadi. Pemerintah perlu mengevaluasi dan memperbaiki mekanisme penanganan Covid-19 secara menyeluruh.

“Selama ini belum terlihat adanya indikator serta acuan yang jelas untuk memonitor penekanan penyebaran Covid-19,” pungkasnya

See also  Rekonstruksi, Anggaran Kementerian PU jadi Rp50,48 Triliun

Berita Terkait

HKI Percepat Pembangunan Proyek Tol Lingkar Pekanbaru dengan Teknologi Konstruksi
Tampilkan Rubrik Tentang Desa, Mendes Puji Radar Mojokerto
Kementerian PU dan Stranas PK Perluas SIPASTI ke Pemerintah Daerah, Perkuat Tata Kelola Infrastruktur
Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas untuk Berkontribusi bagi Masyarakat
Malam Hari Turun ke Lapangan, Menteri Dody Pacu Pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak
Menjaga “Guyup Rukun Migunani”: Estafet Kepemimpinan Diaspora Bantul “Warkaban” dan Tantangan Merawat Modal Sosial
Menteri Iftitah: Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Bertani, Kini Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia
Mitigasi Dilakukan Sejak Dini, Kementerian PU Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino di Jawa Barat

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 12:57 WIB

HKI Percepat Pembangunan Proyek Tol Lingkar Pekanbaru dengan Teknologi Konstruksi

Wednesday, 8 July 2026 - 12:51 WIB

Tampilkan Rubrik Tentang Desa, Mendes Puji Radar Mojokerto

Tuesday, 7 July 2026 - 12:24 WIB

Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas untuk Berkontribusi bagi Masyarakat

Tuesday, 7 July 2026 - 12:13 WIB

Malam Hari Turun ke Lapangan, Menteri Dody Pacu Pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak

Tuesday, 7 July 2026 - 11:59 WIB

Menjaga “Guyup Rukun Migunani”: Estafet Kepemimpinan Diaspora Bantul “Warkaban” dan Tantangan Merawat Modal Sosial

Berita Terbaru

Berita Utama

Buka IGYLS 2026, Ketua DPD RI Ajak Anak Muda Pimpin Gerakan Hijau Global

Wednesday, 8 Jul 2026 - 13:41 WIB

News

Tampilkan Rubrik Tentang Desa, Mendes Puji Radar Mojokerto

Wednesday, 8 Jul 2026 - 12:51 WIB