Mendagri Tekankan Pentingnya Penanganan Konflik Sosial untuk Pembangunan Berkelanjutan

Thursday, 1 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya penanganan konflik sosial untuk pembangunan berkelanjutan. Menurut Mendagri Tito, keadaan sosial dan keamanan yang kondusif akan memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan.

“Konflik sosial adalah bagian dari keamanan, semua program Pemerintah tidak akan bisa dilaksanakan jika terjadi instabilitas keamanan, konflik sosial,” katanya saat menutup Rapat Kerja Tematik Program dan Kegiatan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Daerah, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (1/4/2021).

Mendagri menganalogikan situasi keamanan dan kondisi sosial yang kondusif sebagai kondisi sehat. Menurutnya, pembangunan di suatu daerah tidak akan bisa terlaksana bila instabilitas keamanan dan konflik sosial melanda. “Semua pembangunan tidak bisa dikerjakan, karena pembangunan bisa berjalan kalau situasi aman dan kondusif,” tandasnya.

Kondusivitas dan keamanan perlu dijaga dan dibangun bersama. Menurutnya, tak hanya soal pembangunan, keadaan sosial yang tenang juga berdampak pada sektor ekonomi, salah satunya dengan garansi keamanan pada investor.

Mendagri juga mencontohkan, instabilitas keamanan dan konflik sosial yang diakibatkan oleh konflik massal, selain dapat menghambat pembangunan, juga dapat menghambat aktivitas ekonomi. “Konflik masal itu bisa membuat aktivitas ekonomi tidak jalan, itulah pentingnya kita menangani konflik sosial,” tandasnya.

Karena itu, Mendagri meminta, kepala daerah yang telah digariskan sebagai Ketua Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, tak ragu dalam mengambil langkah strategis penanganan konflik sosial di daerah. Mendagri berpesan, jangan sampai konflik sosial di daerah yang tidak di-manage dengan baik, menghambat pembangunan daerah, atau bahkan meluas lebih lanjut, menghambat stabilitas nasional.

See also  MenkopUKM: UU Cipta Kerja Perkuat Posisi KUMKM dalam Rantai Pasok

Berita Terkait

Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok, Penentuan Lebaran 2026
Kejar Target Mudik Aman, Pemerintah Ngebut Benahi Tol Jakarta–Tangerang
One Way Nasional Digelar, Korlantas Antisipasi Puncak Mudik
Contraflow Diperpanjang, KM 47–70 Arah Cikampek
Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik
Pemudik Jambi–Palembang Dialihkan, Jalur Tengah Jadi Andalan, Bayung Lencir–Simpang Ness Masih Lancar!
Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026
Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ

Berita Terkait

Thursday, 19 March 2026 - 00:07 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok, Penentuan Lebaran 2026

Wednesday, 18 March 2026 - 23:52 WIB

Kejar Target Mudik Aman, Pemerintah Ngebut Benahi Tol Jakarta–Tangerang

Wednesday, 18 March 2026 - 02:23 WIB

One Way Nasional Digelar, Korlantas Antisipasi Puncak Mudik

Wednesday, 18 March 2026 - 02:13 WIB

Contraflow Diperpanjang, KM 47–70 Arah Cikampek

Tuesday, 17 March 2026 - 18:57 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik

Berita Terbaru

Energy

Cadangan BBM 28 Hari, Pemerintah: Tenang, Mudik Aman!

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:12 WIB

Energy

Jelang Lebaran, Pertamax Turbo Makassar Dijamin Aman

Thursday, 19 Mar 2026 - 14:07 WIB