Aksi BEM Se – Indonesia Murni, Tidak Ada Rencana Menggulingkan Pemerintah Sah RI

Friday, 11 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Akhir – akhir ini aksi mahasiswa terjadi dimana-mana, bahkan mahasiswa dan aparat Kepolisianpun selalu terjadi kontak fisik, dini hari bersama Koalisi BEM – Se DKI Jakarta dalam rangka menegaskan posisi mahasiswa dalam gerakan di Konfrensi Pers dengan Tema meluruskan arah gerakan mahasiswa, tempatnya di kampus UIJ Jakarta. (11/10/2019).

Beberapa BEM Se DKI Jakarta melihat situasi Beberapa minggu kebelakang ini peristiwa yang lama muncul kembali didataran demokrasi bangsa kita.

Dimana gelombang besar pergerakan mahasiswa kini kembali menunjukkan tajinya. Hal ini menyusul disahkannya RUU KPK menjadi UU KPK dan munculnya keinginan elit politik untuk memproses sejumlah RUU Kontroversial seperti RUU KUHP, RUU Perkoperasian, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba, dan RUU Pertanahan. Pungkas.

Gelombang pergerakan mahasiswa kali ini tidak lah bisa dibilang kecil. Hal ini kami buktikan dengan adanya pergerakan mahasiswa di daerah – daerah dengan waktu yang sama. Gerakan yang kami bangun di inisiasi oleh kekuatan steril dan hanya ingin menyampaikan kritik terhadap Pemerintah sesuai dengan apa yang telah diatur oleh UU serta menjadi peran kami sebagai Agen Social of Control.

Namun perjalanannya kami sangat menyesalkan karena adanya “Penumpang Gelap” dalam gerakan ini yang menodai pergerakan kami. Mereka mencoba memanfaatkan situasi ini dengan membangun sebuah narasi yang inkonstitusional yang jauh dari aspek perspektif berpikir mahasiswa. Narasi inkonstitusional yang kami maksud ialah munculnya narasi tidak produktif yang ingin menurunkan Presiden dan menggagalkan rencana pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Hal ini membuat langkah perjuangan kami ternodai dan jauh dari khitah pergerakan mahasiswa. Kami sangat mengutuk keras perbuatan yang dilakukan elit – elit politik yang mencoba menjadi “Penumpang Gelap” untuk meraih kepentingan golongannya saja tanpa memikirkan nasib bangsa hari ini. Gagasan murni yang kami coba sampaikan sirna begitu saja akibat “Penumpang Gelap” ini. Gerakan kami yang damai, gerakan tanpa anarkisme, gerakan intelektual, dan juga gerakan moral runtuh oleh ulah “Penumpang Gelap” yang menimbulkan dampak kerusakan serta opini buruk terhadap gerakan mahasiswa. Tuturnya.

See also  Tiga Pelaku Ranmor di Tanjung Duren Dibekuk Polisi

Maka dari itu kami Koalisi BEM DKI Jakarta mengambil inisiasi untuk menjelaskan kepada publik serta ingin meluruskan pergerakan mahasiswa agar “Penumpang Gelap” ini tidak menjadikan gerakan mahasiswa sebagai tumbal politiknya. Melalui forum Konfrensi Pers ini, kami BEM – BEM yang ada di DKI Jakarta mencoba merespon dan membantah segala tuduhan yang menyudutkan kami bahwa gerakan mahasiswa ditunggangi dan telah menjadi alat politik praktis elit –elit politik negeri ini. Kami bahkan sangat menolak narasi untuk turunkan Presiden Jokowi dan batalkan pelantikan karena jauh dari esensi pergerakan mahasiswa hari ini.

Dan kami Koalisi BEM DKI Jakarta juga mengajak kepada seluruh mahasiswa khususnya di Jakarta untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar menciptakan situasi kondusif pada maasyarakat yang telah terpengaruh oleh opini yang menganggap bahwa pergerakan mahasiswa telah ditunggangi.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan dan untuk pernyataan yang lebih terperinci akan kami sampaikan melalui Pakta Integritas. Tutup (DAE)

Berita Terkait

Azhari Cage Sampaikan Persoalan Banjir Aceh Utara di Sidang Paripurna DPD RI
Senator Agita Dorong Perlindungan Anak, Perempuan, dan Penyandang Disabilitas
Pramono Anung Minta Satpol PP Bertindak Sesuai Kewenangan
Pramono-Rano Komitmen Dukung Penuh Persija
Anggota DPD RI DIY Gelar Rapat Kerja Bahas Evaluasi Perda Terkait Pengelolaan Sampah
Ketua DPRD Kena Imbas Gangguan Sistem Bank DKI
Pramono Panggil Direksi Bank DKI Pastikan Dana Nasabah Aman
Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

Berita Terkait

Wednesday, 16 April 2025 - 13:24 WIB

Azhari Cage Sampaikan Persoalan Banjir Aceh Utara di Sidang Paripurna DPD RI

Tuesday, 15 April 2025 - 09:08 WIB

Senator Agita Dorong Perlindungan Anak, Perempuan, dan Penyandang Disabilitas

Friday, 11 April 2025 - 10:03 WIB

Pramono Anung Minta Satpol PP Bertindak Sesuai Kewenangan

Thursday, 10 April 2025 - 16:57 WIB

Pramono-Rano Komitmen Dukung Penuh Persija

Wednesday, 9 April 2025 - 09:36 WIB

Anggota DPD RI DIY Gelar Rapat Kerja Bahas Evaluasi Perda Terkait Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru