Polda Jabar Ringkus Buronan Kasus Pembuat Kartu Prakerja Fiktif

Tuesday, 7 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist

foto Ist

DAELPOS.com – Ditreskrimsus Polda Jabar berhasil menangkap seorang pria berinsial BY warga Samarinda, Kaltim yang tercatat daftar pencarian orang (DPO) di kediamannya pada Sabtu (4/12/21).

Tersangka BY diamankan karena terlibat kasus pembobolan kartu Prakerja dan merupakan salah satu komplotan bersama keempat pelaku pembuat kartu prakerja fiktif, yang dibekuk Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Jabar, di salah satu hotel di Kota Bandung, kemarin ini. “Kita amankan atau orang lainnya yang berinisial BY, dia DPO pada kasus ini,” jelas Dirreskrimsus Polda Jabar Kombes. Pol. Arif Rachman di Mapolda, Senin (6/12/21).

Kombes. Pol. Arif Rachman juga menjelaskan bahwa tersangka BY memiliki peran sebagai hacker, untuk membobol guna mendapatkan scrapping secara random data NIK dan KK. Data tersebut didapat dari BPJSketenagakerjaan.go.id yang sebelumnya tertulis Dukcapil.

“Dia (pelaku BY) berhasil mendapatkan 12 401.328 data dengan data NIK dan foto 322 350 data dan dari ratusan ribu data itu, ia juga berhasil memverifikasi 10 ribu akun yang telah didaftarkannya ke dashboard prakerja.go.id”, jelas Dirreskrimsus Polda Jabar.

Dari keberhasilannya membobol verifikasi kartu Prakerja, ia dan empat kawannya berhasil meraup keuntungan 18 miliyar, dengan rata-rata perbulan penghasilannya mencapai 500 juta. “Komplotan ini melakukan tindak kejahatannya sejak tahun 2019, sampai dengan tertangkap,” terang Kombes. Pol. Arif Rachman.

Modusnya, komplotan ini menggunakan data kependudukan yang didapat dari grup telegram, yang kemudian, data tersebut didaftarkan kartu Prakerja. Lalu data kependudukan itu diregister dengan data hasil hacking ke Dukcapil.

Setelah itu, data kependudukan tersebut didaftarkan ke website prakerja www.dashboard.prakerja.go.id. setelah dana kartu Prakerja cair, mereka mengalihkan dana tersebut ke beberapa dompet digital dan rekening bank.

See also  Nyampah Sembarangan Di CFD Bundaran HI di Kenakan Denda

Polisi pun memberikan sanksi tegas terhadap para pelaku dan dikenakan pasal berlapis diantaranya pasal Pasal 51 ayat (1) Jo Pasal 35 dan/atau pasal 46 ayat (1) jo Pasal 30 ayat (1) UU RI No 19 tahun 2016 ttng Perubahan UU RI No 11 tahun 2008 ttng Informasi dan Transaksi Elektronik.

Lalu Pasal 95 jo Pasal 79 ayat (1) dan pasal 86 ayat (1) UU RI No 24 tahun 2013 ttng perubahan UU No. 23 tahun 2006 ttng Administrasi Kependudukan. “Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” jelas Dirreskrimsus Polda Jabar.

Berita Terkait

Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Hellyana Diberhentikan Sementara
Disorot Ombudsman, Perabotan Lapas Cibinong Dicopot
Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun
Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok
Mas Botok Dibawa Polisi dari Depan DPR, Warga Sempat Kepung Petugas
OTT KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Tersangka Gratifikasi di Lingkungan DJP

Berita Terkait

Tuesday, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Hellyana Diberhentikan Sementara

Monday, 28 September 2026 - 22:17 WIB

Disorot Ombudsman, Perabotan Lapas Cibinong Dicopot

Thursday, 24 September 2026 - 18:24 WIB

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun

Friday, 28 August 2026 - 15:30 WIB

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang

Wednesday, 26 August 2026 - 17:05 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Pati Botok

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:54 WIB

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB