Pantau Vaksinasi di 12 Provinsi, Jokowi Dorong Percepatan Vaksinasi Bagi Lansia dan Anak

Thursday, 17 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo / foto istimewa

Presiden RI Joko Widodo / foto istimewa

DAELPOS.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya akselerasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dalam menghadapi pandemi COVID-19, termasuk saat terjadinya gelombang ketiga akibat varian Omicron.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang digelar di 12 provinsi, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/02/2022) pagi.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan vaksinasi pada pagi hari ini. Ini penting sekali karena memang kasus sekarang ini sedang naik sehingga diperlukan percepatan vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak,” ujar Presiden.

Selain akselerasi vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster, Kepala Negara juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kunci dalam pengendalian COVID-19 saat ini utamanya varian Omicron ada dua. Yang pertama, vaksinasi, kecepatan vaksinasi, baik itu vaksinasi suntikan yang kedua maupun untuk suntikan penguat (booster). Yang kedua, kembali sampaikan kepada masyarakat mengenai pentingnya prokes, utamanya pemakaian masker,” ujarnya.

Vaksinasi serentak yang dilaksanakan di 12 provinsi ini dilakukan di lebih dari lima ribu titik. Dalam peninjauan secara virtual tersebut Presiden Jokowi menyempatkan diri berdialog dengan pelaksana vaksinasi di sejumlah titik, di antaranya daro Kabupaten Bekasi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Provinsi Aceh, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Kalimantan Barat.

Read more: https://setkab.go.id/pantau-vaksinasi-di-12-provinsi-presiden-dorong-percepatan-vaksinasi-bagi-lansia-dan-anak/

See also  Sri Mulyani: Mekanisme Pembiayaan RAPBN 2021 Harus Dilakukan Hati-Hati

Berita Terkait

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa
Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif
BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:46 WIB

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Friday, 14 August 2026 - 17:34 WIB

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Wednesday, 12 August 2026 - 13:08 WIB

JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Tuesday, 11 August 2026 - 15:09 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Monday, 10 August 2026 - 16:49 WIB

Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:29 WIB