Cerita Pelaku UMK Perseorangan Dapat NIB

Friday, 15 July 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

DAELPOS.com – Dalam kegiatan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta Rabu lalu (13/7), hadir 2.500 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya dengan bidang usaha yang beragam. Satu kesamaan mereka yaitu kini telah memiliki legalitas usaha berupa NIB.

Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM Tina Talisa menyatakan bahwa kemudahan perizinan NIB adalah pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) dan aturan pelaksananya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Kemudahan perizinan berusaha menjadi kebutuhan para pelaku usaha yang dipenuhi melalui tersedianya Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

“Kementerian Investasi dalam kegiatan pemberian NIB ini berfokus pada pelaku UMK perseorangan, artinya pelaku usaha yang modalnya maksimal Rp 5 miliar di luar tanah dan bangunan. Indonesia memiliki banyak pelaku UMK, namun sebagian besar masih informal. Inilah pentingnya memiliki NIB, agar usahanya menjadi legal. Tidak hanya itu, NIB menjadi pintu masuk bagi peluang usaha berikutnya artinya memiliki akses terhadap biaya perbankan dan akses terhadap proses lainnya, misalnya perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk yang memiliki usaha kuliner,” kata Tina.

Tarjono, seorang pengusaha catering asal Ciracas sudah merasakan langsung kemudahan mengurus NIB melalui aplikasi OSS yang bisa dilakukan menggunakan ponsel pintar. “Awalnya enggak ngerti, tapi setelah dicoba sendiri, ternyata gampang, enggak sampai 30 menit. Gratis juga. Saya berharap terkait permodalan nanti, pemerintah memberikan perhatian kepada kami yang sudah mempunyai NIB ini,” ujar Tarjono.

Hal serupa juga diungkapkan Sulastri, seorang pedagang sayur berusia 63 tahun yang saat ini telah memiliki warung sendiri. Ia mengungkapkan tentang mudahnya proses memperoleh NIB serta manfaat setelah memiliki NIB. “Manfaat yang saya dapat banyak dari mempunyai NIB. Bisa untuk penambahan modal juga. Sekarang saya sudah punya izin PIRT, sudah melangkah mau ke halal, kalau tanpa NIB gak bisa,” ungkap Sulastri.

See also  Jasa Marga Konsisten Laksanakan Pekerjaan Pemenuhan SPM Lainnya Di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

Sementara pengalaman Ngadimin, salah seorang penjual mie ayam di daerah Tangerang awalnya mengalami kebingungan dalam penentuan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) untuk bidang usaha yang digelutinya.

“Ada satu kendala sedikit sih, saya agak kesulitan untuk KBLI. Saya bingung itu musti gimana. Akhirnya saya tanya sama temen lalu ikut webinar dan ternyata mudah. Setelah KBLI sudah diisi, semua langsung jadi. Singkat dan cepat. Cepat seperti kita chatting-an aja. Jadi tinggal buka aplikasi kemudian isi data. Dengan adanya kemudahan mengurus NIB ini saya berharap selanjutnya usaha-usaha mikro kecil mendapat perhatian lebih dari pemerintah,” ujar Ngadimin.

Kegiatan Pemberian NIB Pelaku UMK Perseorangan Rabu kemarin (13/7) yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo merupakan lokasi kedua dari total rencana pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Pemberian NIB Pelaku UMK Perseorangan di 20 daerah di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2022 ini. Kementerian Investasi/BKPM bekerja sama dengan BRI, Sampoerna, Tokopedia, Grab, dan Gojek dalam melakukan sosialisasi dan coaching clinic untuk pengurusan NIB para pelaku UMK perseorangan. (*)

Berita Terkait

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal
Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
Pertamina dan LanzaTech Teken MoU, Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026
Investasi Awal Tahun Tumbuh 7,2%, Pemerintah Terapkan KBLI Lebih Adaptif

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Tuesday, 12 May 2026 - 18:19 WIB

Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026

Monday, 11 May 2026 - 19:46 WIB

TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Friday, 8 May 2026 - 16:29 WIB

JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Friday, 8 May 2026 - 11:28 WIB

Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Berita Terbaru