Menteri Bahlil Apresiasi Pemkab Banyuwangi Fasilitasi NIB Sampai ke Desa

Thursday, 11 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. ( foto Istimewa )

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. ( foto Istimewa )

DAELPOS.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menghadiri kegiatan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perseorangan yang dilaksanakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tawang Alun. Dalam kegiatan ini, Bahlil memberikan langsung NIB secara simbolik kepada 6 (enam) dari total 700 pelaku UMK perseorangan asal Kabupaten Banyuwangi. Turut hadir Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas, dan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Utama Kabupaten Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyuwangi atas komitmennya dalam mendorong langsung pelaku UMK untuk mengurus legalitas usahanya. Bahlil menegaskan kembali bahwa pelaku UMK memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya apresiasi kepada Ibu Bupati Banyuwangi yang secara terus-menerus memberikan NIB sampai ke desa-desa. Belum pernah saya menemukan seperti ini ketika saya memberikan NIB di beberapa daerah yang telah saya datangi. Ini betul-betul ke akarnya langsung di desa,” ujar Bahlil.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan terima kasih kepada Menteri Investasi atas kemudahan pengurusan perizinan yang diberikan, khususnya bagi pelaku UMK perseorangan. Dengan adanya kemudahan pengurusan perizinan tersebut, Ipuk berharap pelaku UMK dapat meningkatkan perekonomian arus bawah, baik di tingkat keluarga maupun wilayah terkecil, yaitu desa.

“Kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri atas dukungan  kepada daerah, dalam pengembangan program pemberdayaan masyarakat, terutama para pelaku ekonomi kecil atau ekonomi arus bawah dan UMKM yang ada di daerah,” ucap Ipuk.

See also  Kepala BKPM Yakinkan Omnibus Law Dorong Investasi Untuk Wujudkan Demokrasi Ekonomi

M. Nur Wahid, pemilik restoran ikan bakar di Kabupaten Banyuwangi yang hadir dalam kegiatan tersebut mengakui usahanya baru saja memiliki NIB setelah 1 (satu) tahun berjalan. Wahid menyampaikan bahwa keterbatasan informasi serta rumitnya birokrasi menjadi kendala baginya dalam mengurus perizinan yang diperlukan. Akan tetapi, saat ini proses perizinan sangat mudah dengan adanya aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia.

“Dan ternyata sangat mudah sekali, dengan aplikasi OSS pengurusannya bisa dilakukan di mana saja. Bahkan kami tidak perlu datang ke kantor pemerintahan atau kantor perizinan untuk mengurusnya,” ungkap Wahid.

Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menjadi lokasi ke-5 pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pemberian NIB pelaku UMK perseorangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/BKPM dari total rencana 20 wilayah di seluruh Indonesia. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Solo, Jakarta, Medan, dan Banjarbaru.

Sejak tanggal 2 Agustus 2022, telah dilakukan pelatihan secara daring kepada sekitar 700 pelaku UMK perseorangan di Kabupaten Banyuwangi mengenai pengurusan NIB melalui aplikasi OSS Indonesia. Adapun mitra yang bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Permodalan Nasional Madani (PNM), Grab, Garda Transfumi, PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Utama), dan IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia).

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sampai dengan 11 Agustus 2022 pukul 09.00 WIB pagi ini, tercatat sebanyak 1.683.328 NIB telah berhasil diterbitkan melalui sistem OSS di seluruh wilayah Indonesia. Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, telah terbit NIB sebanyak 14.630 NIB dan menempati peringkat ke-2 kabupaten/kota dengan NIB terbanyak se-Jawa Timur. Sebanyak 14.493 NIB atau 99% NIB yang terbit di Kabupaten Banyuwangi merupakan milik pelaku UMK. Untuk Provinsi Jawa Timur, tercatat sebanyak 247.653 NIB telah berhasil diterbitkan dan merupakan peringkat ke-2 tertinggi setelah Provinsi Jawa Barat.(*)

Berita Terkait

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen
Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 18:23 WIB

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ganjil Genap Gerbang Tol Tetap Mengacu Aturan Lama

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:41 WIB

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris / foto ist

News

Kasus Penyekapan Bandung, Fahira Sampaikan Tujuh Desakan

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:29 WIB