DAELPOS.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu (15/3), bertemu dengan Menteri Transportasi Singapura Mr. Iswaran untuk membahas penguatan kerjasama kedua negara, khususnya di sektor transportasi.
Sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya yaitu: upaya penguatan kerjasama yang selama ini telah dilakukan seperti, tindak lanjut kerjasama ruang udara atau FIR dan kerjasama pengembangan SDM di bidang kemaritiman melalui berbagai program pelatihan.
Selain itu, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama yang akan dilakukan di masa yang akan datang, misalnya: terkait peningkatan konektivitas udara dari Singapura ke Indonesia ke beberapa destinasi wisata tanah air yang sejalan dengan kesepakatan perjanjian hubungan udara antara kedua negara dan juga kesepakatan perjanjian ASEAN Open Sky serta kolaborasi kegiatan port state control (PSC) dan flag state inspection (FSI) untuk memperkuat keselamatan dan keamanan transportasi laut.
“Semoga pertemuan ini akan semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang saling menguntungkan,” ujar Menhub.
Pada Kamis (17/3) besok, Menhub akan mendampingi Presiden RI Joko Widodo, untuk menghadiri pertemuan Leaders Retreat Indonesia – Singapura yang diselenggarakan di Hotel Fullerton, Singapura.
Turut hadir mendampingi Menhub ke Singapura, Sekretaris Jenderal Novie Riyanto dan Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

