Bangun ALMA di Pelabuhan Tanjung Ru, PLN Bantu Nelayan Belitung Pangkas Biaya Operasional Hingga 60%

Tuesday, 18 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung. ALMA membuat para pelaku usaha perikanan dan perkapalan dapat melakukan penghematan biaya operasionalnya. Karena tidak tergantung lagi dengan bahan bakar minyak untuk mengoperasikan genset saat bersandar.

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung. ALMA membuat para pelaku usaha perikanan dan perkapalan dapat melakukan penghematan biaya operasionalnya. Karena tidak tergantung lagi dengan bahan bakar minyak untuk mengoperasikan genset saat bersandar.

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) pertama untuk Bangka Belitung di Pelabuhan Tanjung Ru, Kabupaten Belitung. Hal ini merupakan bagian dari program Electrifying Marine, yaitu upaya PLN memberikan kemudahan bagi pelaku usaha di sektor perikanan mendapatkan akses listrik, khususnya bagi nelayan saat berada di pelabuhan.

Di Pelabuhan Tanjung Ru, PLN mengoperasikan ALMA dengan daya sebesar 41,5 Kilo Volt Ampere (KVA) yang dipasang di Dermaga Water Front. Dalam penyediaan ALMA ini, PLN berkolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Teknis Perhubungan Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) atau (ASDP).

Supervisor PT ASDP Belitung Abdul Gafur menyampaikan, Pelabuhan Tanjung RU merupakan pelabuhan penyeberangan yang menjadi pintu gerbang arus barang dan penumpang untuk Pulau Belitung. Sehingga dengan adanya ALMA dari PLN ini dapat meningkatkan pelayanan untuk pelaku usaha dan masyarakat di pelabuhan.

“Anjungan tersebut membuat para pelaku usaha perikanan dan UMKM di sekitar pelabuhan dapat melakukan penghematan biaya operasionalnya. Karena tidak tergantung lagi dengan bahan bakar minyak untuk mengoperasikan genset,” ungkap Gafur.

Selain itu, ALMA bisa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama kapal bersandar, khususnya untuk menghidupkan cold storage yang semula berbasis bahan bakar minyak. Keberadaan ALMA diperkirakan mampu memangkas biaya operasional nelayan hingga 60%.

“Biasanya kapal yang bersandar bisa menghabiskan biaya bahan bakar minyak sebesar Rp 600.000 selama 8 jam bersandar. Dengan menggunakan ALMA, cukup mengisi token listrik sebesar Rp 200.000, sudah bisa memenuhi seluruh kebutuhan listrik selama kapal bersandar,” lanjutnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) Mohammad Munief Budiman menyampaikan, pemasangan ALMA di Pelabuhan Tanjung Ru adalah sebagai wujud komitmen PLN melakukan transisi energi di sektor kelautan dan perikanan. ALMA dapat mengurangi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke listrik PLN. Ia juga berharap ALMA dapat dimanfaatkan oleh semua kapal yang bersandar di Dermaga Water Front dan mendorong perekonomian masyarakat.

See also  Dorong Transisi Energi, PLN: Teknologi Mempunyai Peran Penting

“Pemasangan ALMA merupakan salah satu program Electrifying Marine yang sejak tahun lalu dilakukan PLN. Inilah wujud nyata transformasi PLN dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau, dan andal untuk seluruh masyarakat,” tutup Munief.

Berita Terkait

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026
BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026
Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut
BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026
Pemerintah Perkuat OSS, 15,4 Juta NIB Terbit hingga Februari 2026
Jaga Stabilitas Transaksi Nasional saat Ramadan dan Idul Fitri 1447H, Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai
Epson-IDC: Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara
OJK dan BI Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia

Berita Terkait

Tuesday, 10 March 2026 - 00:55 WIB

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 March 2026 - 00:45 WIB

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 3 March 2026 - 22:39 WIB

Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut

Tuesday, 3 March 2026 - 22:25 WIB

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026

Friday, 27 February 2026 - 11:29 WIB

Pemerintah Perkuat OSS, 15,4 Juta NIB Terbit hingga Februari 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun

Tuesday, 10 Mar 2026 - 01:01 WIB

ilustrasi / foto ist

Ekonomi - Bisnis

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:55 WIB

Ekonomi - Bisnis

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:45 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:43 WIB