Enam Program Strategis UMKM Segera Diimplementasikan

Monday, 9 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan konferensi pers usai melakukan Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo yang membahas program KUR dan pengembangan UMKM tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (09/12/2019).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan konferensi pers usai melakukan Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo yang membahas program KUR dan pengembangan UMKM tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (09/12/2019).

DAELPOS.com – Sebanyak enam program strategis UMKM segera diimplementasikan di Indonesia sebagai upaya untuk memperbaiki ekosistem bisnis bagi para pelaku UMKM di tanah air.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki setelah rapat terbatas dengan topik pemberdayaan UMKM tahun 2020 di Kantor Presiden Jakarta, Senin (09/12/2019), mengatakan dalam upaya pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional, Presiden meminta agar ekosistem UMKM ini diperbaiki.

“Ada 6 program strategis yang dibahas. Pertama, perluasan akses pasar produk dan jasa UMKM termasuk proyek pembangunan infrastruktur juga harus diberikan kesempatan kepada UMKM menjadi bagian suplai dari pembangunan infrastruktur. Termasuk belanja kementerian/lembaga dan BUMN agar memprioritaskan produk UMKM,” kata Teten Masduki.

Hal itu juga termasuk di dalamnya perluasan pasar UMKM melalui platform online sekaligus ekspor yang perlu dibangun ekosistem berkelanjutan di dalamnya.

Selanjutnya terkait akselerasi dan kemudahan pembiayaan mulai dari KUR, dimana Presiden meminta agar skema kredit untuk KUR dikaji kembali.

“Selain KUR ada juga pembiayaan dana ventura. Lalu ada juga program Mekaar, jadi KUR akan diprioritaskan untuk yang kecil, sedangkan mikro akan difokuskan ke program Mekaar dan UMi di BUMN,” katanya.

Sementara untuk usaha menengah dimungkinkan pembiayaan non-KUR termasuk dana ventura.

“Skema pembiayaan ini Presiden meminta OJK mendampingi. Termasuk porsi KUR mikro ini saja 63 juta pelaku. Yang kira-kira 98,68 persen,” katanya.

Hal ketiga yakni terkait kemudahan dan kesempatan berusaha sehingga perlu diberikan fasilitas dan kemudahan perizinan dan pendukungnya.

Kemudian hal keempat terkait daya saing produk UMKM dimana Presiden meminta adanya peningkatan teknologi bagi para pelaku UMKM dengan permesinan modern.

Kelima terkait pengembangan kapasitas modern. Dan keenam soal konsolidasi semua program UMKM yang selama ini tersebar di 18 kementerian/lembaga dan dimintakan untuk dikoordinasi oleh Kementerian Koperasi dan UMKM dengan kebijakan satu pintu.

See also  Sinergitas Antar Lembaga Pemerintah Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan

Teten mengatakan sampai 2024 sejumlah hal terkait UMKM diharapkan semakin akan terukur pencapaiannya salah satunya ekspor yang meningkat.

“Selain itu kontribusi terhadap PDB meningkat dan rasio kewirausahaan meningkat. Koperasi yang modern meningkat dan UMKM naik kelas meningkat,” katanya.

Untuk UMKM naik kelas dari menengah ke besar, ia menekankan akan fokus pada sektor riil atau produksi.

“Kami sudah memverifikasi komoditas yang permintaannya sedang diminati pasar. Kita akan fokus ke sektor unggulan termasuk juga suplai bahan bakunya. Kalau teknologi dan SDM itu input yang memang sedang ditambahkan. Namun intinya kita akan berbasis pada pengembangan UMKM dengan komoditas unggulan,” kata Teten.

Ia menilai problem UMKM di tanah air sangat variatif tergantung level. Di sektor mikro karena sebagian besar “unbankable” maka biasanya mereka kesulitan akses pembiayaan.

“Kemudian kemampuan usaha dalam produksi dan kemasan, serta akses pasar. Jadi tergantung levelnya. Kalau secara umum problem di UMKM terutama akses pasar, pembiayaan, kualitas produksi, dan kemampuan pengembangan usaha,” katanya.

Maka ia menegaskan, menjadi penting upaya pendampingan untuk sektor mikro dan kecil dari sisi produksi, pendampingan teknis untuk mencari modal, memulai usaha, produksi, hingga mendapatkan sertifikat.

Teten menambahkan, Presiden Jokowi juga ingin agar UMKM diberikan akses untuk memasarkan produknya di Rest Area di jalur tol strategis.

“Biasanya pembangunan tol akan mematikan UMKM di jalur konvensional. Ketika ada jalur tol, maka restoran dan toko suvenir dan oleh-oleh itu mati. Presiden minta supaya UMKM lokal diberi akses jualan di rest area,” katanya.

Pihaknya kemudian akan melakukan kurasi produk unggulan UMKM agar produk mereka bisa dipasarkan di rest area hingga ke mall-mall yang strategis.

See also  Gus Halim: Pegiat Desa Harus Siap Jadi Narasumber Usai Refreshment Training

“Jadi mall juga sudah harus mulai berani di daerah premiumnya, di lokasi premium, untuk berani menerima brand lokal yang tak kalah kualitasnya dengan brand asing,” katanya.

Berita Terkait

Juri dan MC LCC Empat Pilar Dinonaktifkan, Setjen MPR Minta Maaf
Kementerian PU Bangun Akses Tol Pattimura untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga
Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan, RS Adhyaksa Bali Dibangun dengan Konsep Modern Berbasis Kearifan Lokal
Kementerian PU Bangun Underpass Bitung, Atasi Kemacetan Jalur Pantura Serang–Tangerang
Setahun Pasca Rampung, Proyek Irigasi Rentang LMS-02 Garapan Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Kepastian Air di 16 Ribu Hektare Lahan
Dorong Percepatan Target Operasi, Manajemen Hutama Karya Tinjau Proyek Tol Palembang-Betung
Sambungkan Jalan Tol Trans Sumatera, HKI Kerjakan Tol Betung-Jambi Seksi 2A dan 2B
Forum Nasional Perempuan Dorong Ketahanan Ekologis dan Literasi Digital AI untuk Masa Depan Bangsa

Berita Terkait

Tuesday, 12 May 2026 - 18:34 WIB

Juri dan MC LCC Empat Pilar Dinonaktifkan, Setjen MPR Minta Maaf

Tuesday, 12 May 2026 - 18:06 WIB

Kementerian PU Bangun Akses Tol Pattimura untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga

Monday, 11 May 2026 - 19:41 WIB

Kementerian PU Bangun Underpass Bitung, Atasi Kemacetan Jalur Pantura Serang–Tangerang

Monday, 11 May 2026 - 13:51 WIB

Setahun Pasca Rampung, Proyek Irigasi Rentang LMS-02 Garapan Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Kepastian Air di 16 Ribu Hektare Lahan

Sunday, 10 May 2026 - 22:42 WIB

Dorong Percepatan Target Operasi, Manajemen Hutama Karya Tinjau Proyek Tol Palembang-Betung

Berita Terbaru

foto istimewa

Nasional

Juri dan MC LCC Empat Pilar Dinonaktifkan, Setjen MPR Minta Maaf

Tuesday, 12 May 2026 - 18:34 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa /  foto ist

Ekonomi - Bisnis

Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026

Tuesday, 12 May 2026 - 18:19 WIB