Hunian Tetap (HUNTAP) Bagi Korban Bencana Palu Akan Selesai pada Desember 2020

Tuesday, 29 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo bersama Ibunegara didampingi Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/10/2019). Kunjungan kerja tersebut mengunjungi dua lokasi hunian tetap (huntap) bagi penyintas korban bencana 28 September 2018 lalu yaitu di Kelurahan Duyu dan Tondo.

Presiden Joko Widodo mengatakan, memang dalam setahun belakangan ini
berjalan tersendat karena ada masalah perizinan dan pembersihan lahan terutama dalam pembangunan Huntap. Tapi Alhamdulillah lahan sudah rampung, dan sekarang yang akan kita kerjakan adalah proses lelang. Disini Selesai, kemudian yang di Sigi juga akan segera diselesaikan, baru masuk tahap konstruksi,” tegas Presiden.

Menurut Presiden Jokowi pembangunan pasca bencana bukan pekerjaan mudah karena terdapat sekitar 11.000 hunian yang harus kita siapkan disini. Target semua bisa dimulai awal Januari 2020. Kita harapkan pertengahan sampai akhir tahun 2020 bisa selesai semuanya.” jelas Presiden.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, sebagai pengganti Hunian Sementara (Huntara) yang telah dibangun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprogramkan untuk membangun 8.465 unit Hunian Tetap (Huntap) dari target keseluruhan sebanyak 11.465 Unit,” katanya saat di Palu, Senin (28/10/2019).

Arie mengatakan, kebutuhan lahan untuk membangun Huntap tersebut adalah seluas 427,4 hektar dan pembangunannya tersebar dibeberapa tempat yakni di Duyu sebanyak 450 unit, di Tondo – Talise 4.878 unit, di Pombewe sebanyak 3.000 unit, serta Huntap Satelit sebanyak 3.460 unit. Pembangunan hunian tetap ini juga melibatkan beberapa pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang akan membangun sebanyak 3.000 unit rumah di daerah Tondo.

Dari 8.465 unit yang akan disediakan, Arie mengatakan bahwa 1.600 unit diantaranya akan masuk ke pembangunan tahap pertama dan akan dibangun mulai akhir tahun 2019 ini dan diperkirakan bisa selesai pada April 2020. Sementara sebanyak 6.400 unit sisanya akan dibangun sampai akhir 2020″ jelas Arie.

“Pada tahap awal akan  dibangun sebanyak 1.600 unit menggunakan teknologi rumah tahan gempa Risha tipe 36 dengan biaya pembangunan Rp 50 juta per unit,” tambah Arie.

“Konsep Huntap adalah rumah tumbuh. Untuk itu kami juga tengah membahas usulan warga yang membutuhkan luasan rumah lebih besar, karena jumlah anggota keluarganya banyak, sehingga diharapkan bisa dikerjakan dari awal pembangunan Huntap,” ujar Arie.

Arie menambahkan, selain itu dibangun Huntap Satelit 100 unit di Desa Loru Kabupaten Sigi, 40 unit di Desa Sibalaya Utara, Kabupaten Sigi, 100 unit di Desa Lambara Kabupaten Sigi, 400 unit di Desa Bangga Kabupaten Sigi, 200 unit Desa Salua Kabupaten Sigi, 125 unit di Kelurahan Ganti Kabupaten Nelayan dan 230 unit Huntap di Desa Lompio Kabupaten Donggala.

Selain hunian untuk masyarakat, Kementerian PUPR juga melaksanakan rehabilitasi beberapa fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Undata Kota Palu, Rumah Sakit Anutapura Kota Palu, Rehabilitasi Rumah Sakit Tora Belo Kabupaten Sigi, Puskesmas Tipo Kota Palu, dan Instalasi Farmasi Provinsi Sulteng, Kota Palu.

Selain itu juga melaksanakan rekonstruksi sekolah dan madrasah seperti di Kabupaten Donggala sebanyak 22 sekolah dan 14 madrasah, Kota Palu sebanyak 7 sekolah dan 2 madrasah, Kabupaten Sigi  sebanyak 11 sekolah dan 19 madrasah, serta di Kabupaten Parimo sebanyak 2 sekolah dan 6 madrasah.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sosial Juliari Batubara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, dan Wali Kota Palu Hidayat.(DAE)

See also  Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan, Lindungi Diri dengan Lakukan Protokol Kesehatan

Berita Terkait

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya
Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:22 WIB

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru