Menteri Basuki : Perkuat Kebijakan Pengembangan Infrastruktur

Friday, 6 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangka memperkuat kebijakan infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) menyelenggarakan Seminar Policy Brief Hasil Visitasi Kepemimpinan Nasional Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020, Jumat (6/11/2020). Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berpesan pada para peserta seminar untuk dapat merumuskan kebijakan yang kuat dan dapat diaplikasikan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Hal terpenting dalam rumusan policy ini yakni harus bisa diaplikasikan dan tanggung jawab saya untuk mengaplikasikan itu secara konsisten,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengatakan dalam pembangunan infrastruktur terdiri dari empat tahapan atau cluster yakni dimulai dari perencanaan, procurement atau pengadaan, pelaksanaan dan pemanfaatan. Pada tahap perencanaan sudah harus dipikirkan mengenai operasi dan maintenance. Di samping itu cluster ini juga dicocokkan dengan pelayanan birokrasi, pelayanan masyarakat dengan digitalisasi, menggairahkan ekonomi lokal dan peningkatan inovasi kandungan produk lokal.

Pada tahap procurement, Menteri Basuki berharap agar policy yang diusulkan dapat membantu mengawasi agar lebih efektif dan tidak terjadi kecurangan. “Kepolisian selalu menjadi partner kami dalam rangka pengawasan, khususnya tahap procurement. Setiap tahun Kementerian PUPR rata-rata melaksanakan 10.000 pengadaan barang dan jasa, tidak mungkin hanya Inspektorat Jenderal yang mengawasi. Harus dibuat rumusan policy untuk mengawasinya,” tambah Menteri Basuki.

Salah satu inovasi kandungan produk lokal adalah pengolahan karet dan plastik untuk campuran aspal serta teknologi aspal Buton (Asbuton). Dikatakan Menteri Basuki hal ini harus dilakukan karena pada beberapa tahun terakhir harga karet menurun sehingga harus diserap untuk inovasi aspal.

“Tidak hanya karet, plastik dan Asbuton, saat ini kami juga memanfaatkan tailing atau pasir sisa tambang Freeport untuk dimanfaatkan dalam pembangunan infrastruktur wilayah. Pemanfaatan tailing ini sudah mendapat izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga nantinya Freeport akan mengangkut tailing ke stock pile yang sudah kita tunjuk seperti di Nabire dan Merauke. Tailing ini akan kita manfaatkan dalam pembangunan jalan Trans Papua,” kata Menteri Basuki.

See also  Presiden Jokowi Resmikan Revitalisasi TMII, PUPR : Lahirkan Wajah Baru TMII Sebagai Ikon dan Ruang Publik Kebanggaan Indonesia

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020 diikuti oleh 34 orang peserta terdiri dari 24 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian, 8 orang perwakilan Kepolisian Republik Indonesia dan 2 orang perwakilan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sebelumnya para peserta mengikuti Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dengan mengunjungi beberapa daerah yakni Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Musi Banyuasin. Melalui kegiatan tersebut seluruh peserta dituntut mampu menyusun policy brief berupa bahan rekomendasi kebijakan dan urgensi dari isu tertentu yang ditujukan kepada pembuat kebijakan dan disampaikan pada seminar ini.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti, Plt. Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Plt. Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga, Dirjen Bina Konstruksi Trisasongko Widianto dan Kepala BPSDM Sugiyartanto. (*)

Berita Terkait

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 19:09 WIB

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas

Saturday, 10 January 2026 - 01:55 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Hutama Karya Fungsionalkan Tol Sigli–Banda Aceh hingga Januari 2026

Wednesday, 14 Jan 2026 - 09:00 WIB

Ekonomi - Bisnis

Gerak Cepat PU–Hutama Karya Tangani Darurat Bencana di Sumatra Utara

Tuesday, 13 Jan 2026 - 20:10 WIB